Kirim Peringatan ke Iran, Dua Bomber AS Terbang di Atas Timur Tengah

Jum'at, 11 Desember 2020 - 06:11 WIB
loading...
A A A
Pemotongan pasukan ditambah dengan pemberangkatan yang akan datang dari kelompok serang kapal induk USS Nimitz di Teluk telah memicu kekhawatiran AS akan meninggalkan wilayah tersebut. Kekhawatiran itu diperparah oleh kecemasan bahwa Iran mungkin menyerang AS atau sekutunya sebagai pembalasan atas pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh.(Baca juga: AS Kerahkan Kapal Induk Nimitz setelah Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh )

Iran menyalahkan kematian Fakhrizadeh pada Israel, yang juga telah dicurigai dalam pembunuhan sebelumnya terhadap ilmuwan nuklir Iran.

Para pejabat AS juga khawatir tentang kemungkinan serangan balasan Iran pada peringatan pertama serangan udara AS yang menewaskan jenderal tertinggi Iran, Qassem Soleimani, dan para pemimpin senior milisi Irak di dekat bandara Baghdad pada awal Januari.

Yang menambah kekhawatiran adalah transisi kepresidenan di AS setelah kemenangan Joe Biden atas Trump pada November lalu. Pejabat itu mengatakan Iran atau musuh lainnya sering percaya AS mungkin lebih lemah atau lebih lambat untuk merespons selama transisi politik, yang secara tegas dibantah oleh pejabat Amerika.

Penyebaran bomber dan penerbangan jangka pendek ke Timur Tengah dan Eropa telah digunakan di masa lalu untuk mengirim pesan ke Iran, beberapa kali dalam dua tahun terakhir.(Baca juga: AS Kerahkan Pembom B-52 ke Timur Tengah )

Menurut para pejabat, para pembom terbang dari Pangkalan Angkatan Udara Barksdale di Louisiana pada Rabu dan melakukan penerbangan hingga Kamis. Secara resmi dijuluki Stratofortress dan secara informal dikenal sebagai Big Ugly Fat Fellow, B-52 mendapatkan ketenaran abadi di Vietnam sebagai teror udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved