Kirim Peringatan ke Iran, Dua Bomber AS Terbang di Atas Timur Tengah

Jum'at, 11 Desember 2020 - 06:11 WIB
loading...
A A A
Kedua pembom tersebut diharapkan untuk menerbangkan misi sekitar 36 jam, melintasi Samudra Atlantik dan Eropa, kemudian melintasi Semenanjung Arab dan terbang ke Teluk Arab, melakukan putaran di dekat Qatar dan menjaga jarak yang aman dari garis pantai Iran sebelum kembali ke "rumah." Penerbangan itu dikoordinasikan dengan sekutu AS di wilayah tersebut, dan pesawat dari Arab Saudi, Bahrain serta Qatar terbang bersama para pembom saat mereka melakukan perjalanan melalui wilayah udara, menurut pejabat tersebut.

Pembom AS dari Pangkalan Angkatan Udara Minot di North Dakota menerbangkan misi serupa pada akhir November lalu.

USS Nimitz, dan sebanyak tiga kapal perang lainnya dalam kelompok penyerang, telah dijadwalkan untuk pulang pada akhir tahun ini, tetapi mereka telah ditahan di wilayah tersebut dan tidak ada jadwal baru tentang keberangkatan yang telah diberikan. Pejabat AS, bagaimanapun, telah memperjelas bahwa pengembalian kapal belum diputuskan dan waktu tambahan di kawasan Teluk bersifat terbuka.

Pentagon bulan lalu mengumumkan bahwa AS akan mengurangi jumlah pasukan di Irak dan Afghanistan pada pertengahan Januari, menegaskan bahwa keputusan tersebut memenuhi janji Trump untuk membawa pulang pasukan dari perang panjang Amerika. Di bawah penarikan yang dipercepat, AS akan mengurangi jumlah pasukan di Afghanistan dari lebih dari 4.500 menjadi 2.500 dan di Irak dari sekitar 3.000 menjadi 2.500.(Baca juga: Trump Kurangi Pasukan AS di Afghanistan dari 4.500 Jadi 2.500 Tentara )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved