Pencuri Gondol Peralatan Radio Pesawat 'Hari Kiamat' Rusia

Selasa, 08 Desember 2020 - 20:04 WIB
loading...
A A A
Pesawat "Doomsday" Rusia ini memungkinkan mereka yang berada di dalamnya untuk mengambil komando semua cabang militer Rusia, termasuk kekuatan nuklir strategisnya, dengan asumsi mereka memiliki otorisasi. Pesawat ini menggunakan komunikasi satelit militer dan sipil, dipersenjatai dengan sistem pertahanan yang serius, dan masing-masing dilengkapi dengan antena pemancar unik di belakang mereka untuk menjaga mereka tetap berhubungan dengan kapal selam yang tenggelam. Il-80 benar-benar tanpa jendela, mungkin untuk melindungi pilot dari cahaya ledakan nuklir yang menyilaukan.

Pesawat Il-80, dengan nomor ekor RA-86149, melakukan penerbangan pertamanya pada Mei 1985. Sebagian besar informasi lain tentang model pesawat sangat dirahasiakan pasalnya pesawat ini jarang muncul di depan umum dan hanya ditampilkan dalam parade Hari Kemenangan tahunan Rusia pada 9 Mei 2010.

Pada 2016, Rusia dilaporkan menerima pos komando bergerak lintas udara generasi berikutnya yang pertama berbasiskan pesawat Ilyushin Il-96-400 yang dimodifikasi. Pesawat ini adalah pesawat jet berbadan lebar jarak jauh rancangan Uni Soviet dari jenis yang sama yang berfungsi di armada pesawat kepresidenan Rusia, sama dengan maskapai milik Kuba Cuba Airline). Namun, menurut sumber lain, pesawat baru tersebut masih dalam pengembangan.(Baca juga: Bawa 250 Penumpang ke New York, Pesawat Aeroflot Diancam Bom )

AS adalah satu-satunya negara lain yang memiliki apa yang disebut pesawat "Doomsday": empat pos komando lintas udara Boeing E-4B Nightwatch. Pesawat ini menyebabkan kehebohan nyata setiap kali mereka terbang, dan seperti Il-80, pada akhirnya akan menerima penggantian dengan generasi berikutnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved