Biden Tunjuk Purnawirawan Jenderal Austin sebagai Menteri Pertahanan

Selasa, 08 Desember 2020 - 11:29 WIB
loading...
Biden Tunjuk Purnawirawan...
Jenderal Lloyd Austin (kanan) dan Presiden AS Barack Obama saat masih menjabat pada 2014. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden menunjuk purnawirawan Jenderal Lloyd Austin sebagai menteri pertahanan (menhan) dalam pemerintahannya mendatang.

Kabar ini dilaporkan oleh media AS. Jenderal Austin, 67, akan menjadi Afro-Amerika pertama yang memimpin Pentagon.

Dia memimpin Komando Sentral AS selama pemerintahan Obama. Dia perlu mendapat dukungan Kongres untuk posisi yang dipegangnya setelah sekitar tujuh tahun pensiun.



Keputusan Biden itu datang dua pekan setelah dia mengumumkan anggota senior lainnya dalam tim keamanan nasionalnya. (Baca Juga: Marah Karena Kalah, Trump Menyebut AS 'Negara Dunia Ketiga')

Biden dan Jenderal Austin sejauh ini belum memberikan komentar publik tentang masalah ini. (Lihat Infografis: Ngerinya Senapan Sniper Anak Bangsa, Bikin Tank Tak Berkutik)

Laporan media sebelumnya menyatakan presiden terpilih dari Partai Demokrat itu akan mencalonkan pejabat Pentagon veteran Michele Flournoy untuk posisi itu. Jika benar, Flournoy akan menjadi wanita pertama yang memegang posisi itu. (Lihat Video: Banjir Rendam Sejumlah Kawasan di Jakarta)

Biden mengalahkan Presiden Donald Trump dari Partai Republik dalam pemilu 3 November, dan akan dilantik pada 20 Januari.

Trump terus menolak menerima kekalahan dalam pemilu tersebut. Dia menuduh, tanpa bukti, telah terjadi penipuan dan kecurangan pemilu yang meluas.

Siapakah Jenderal Austin?

Politico pertama kali melaporkan tentang keputusan Biden menunjuk Jenderal Austin sebagai menteri pertahanan, mengutip tiga orang yang mengetahui situasi tersebut.

Disebutkan bahwa Jenderal Austin pernah dipandang sebagai kandidat jangka panjang, tetapi dalam beberapa hari terakhir dia muncul calon terkuat dan pilihan yang aman.

CBS, mitra media BBC di AS, kemudian mengutip beberapa orang yang mengetahui rencana tersebut.

Dilaporkan, kemunculan Jenderal Austin sebagai pilihan potensial datang di tengah meningkatnya seruan dari organisasi hak-hak sipil nasional dan kaukus Asia Demokratik, Kulit Hitam dan Amerika Latin untuk memastikan Biden mencalonkan kaum minoritas dan perempuan untuk jabatan kabinet senior.

Sementara itu, CNN mengutip sumber yang mengatakan Biden telah menawari Jenderal Austin pekerjaan itu selama akhir pekan dan dia setuju.

Jenderal bintang empat pada 2013-2016 itu memimpin Komando Sentral AS, yang wilayah tanggung jawabnya meliputi Timur Tengah, Asia Tengah dan sebagian Asia Selatan.

Sebelumnya dia adalah wakil kepala staf angkatan darat dan panglima terakhir pasukan AS di Irak.

Selama tahun-tahun ini dia bekerja erat dengan Biden, yang merupakan wakil presiden dalam pemerintahan Presiden Barack Obama.

“Meski demikian, Jenderal Austin menghadapi beberapa rintangan, termasuk posisinya dalam beberapa tahun terakhir sebagai anggota dewan direksi kontraktor pertahanan Raytheon,” ungkap laporan CBS.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved