Pompeo: AS Bunuh Soleimani untuk Tunjukan 'Garis Merah' pada Iran

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:39 WIB
loading...
A A A
"Kami berharap perselisihan antara Saudi dan Qatar akan diselesaikan. Setiap negara memiliki sejarah dan tradisi yang mendorong politik dalam negerinya dan bagaimana ia berinteraksi dengan negara-negara," ucap Pompeo, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (6/12/2020).

"Rezim Iran sedang meneror rakyatnya dan mempromosikan terorisme di seluruh dunia. Iran telah mencapai tingkat pengayaan 20%, yang berarti melanggar perjanjian nuklir. Dukungan Iran terhadap rezim Bashar Assad telah membuat rakyat Suriah sengsara. Iran harus bertindak seperti negara normal yang jauh dari perilaku ganasnya," sambungnya.

(Baca juga : Trump Klaim AS Miliki Rudal Hipersonik Terkuat di Dunia )

Mantan bos CIA itu kemudian menekankan bahwa AS mendukung Perdana Menteri Irak, Mustafa Al-Kadhimi dalam kampanyenya melawan milisi yang didukung Iran dan rakyat Lebanon yang menolak pemerintahan korup Hezbollah.

Pompeo menambahkan bahwa AS berkomitmen penuh terhadap kedaulatan dan kemerdekaan Irak. "Kami tahu kampanye kami berhasil karena sekarang Iran sangat mengisyaratkan kesediaan mereka untuk kembali ke meja perundingan untuk mendapatkan keringanan sanksi," tambahnya. ( Baca juga: AS Cabut Visa Agen 'Senjata Ajaib' Partai Komunis China )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved