Bill Gates Mengaku Ingin Peringatkan Trump tentang Pandemi pada 2016
Selasa, 12 Mei 2020 - 16:03 WIB
loading...
Miliarder Bill Gates keluar melalui lobi di Trump Tower di Manhattan, New York City, Amerika Serikat, 13 Desember 2016. Foto/REUTERS/ Andrew Kelly
A
A
A
NEW YORK CITY - Miliarder yang juga pendiri Microsoft, Bill Gates, mengaku bahwa dia mencoba memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang ancaman pandemi virus besar pada tahun 2016. Dia tidak menyebut apakah virus yang dia maksud adalah virus corona baru penyebab Covid-19 yang mewabah sekarang ini.
Peringatan itu hendak disampaikan Gates tak lama setelah Trump terpilihh sebagai presiden dalam pemilu 2016. Bill Gates kini merasa bersalah karena tidak lebih vokal pada saat itu.
Peringatan dari sang miliarder Amerika ini—jika terkait virus corona baru, SARS-CoV-2—akan menjadi janggal dan mencurigakan. Sebab, faktanya virus corona baru secara resmi baru terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019 atau terpaut lebih dari tiga tahun.
"Saya memilih, ketika saya bertemu dengan orang-orang sampai ke (level) puncak, di Eropa, di AS, di seluruh dunia, untuk membicarakan risiko pandemi ini," katanya kepada Wall Street Journal dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin (11/5/2020). (Baca: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )
Dia pada saat itu bahkan mengajukan pembahasan masalah itu kepada presiden AS selama pertemuan Desember 2016 di Trump Tower.
Peringatan itu hendak disampaikan Gates tak lama setelah Trump terpilihh sebagai presiden dalam pemilu 2016. Bill Gates kini merasa bersalah karena tidak lebih vokal pada saat itu.
Peringatan dari sang miliarder Amerika ini—jika terkait virus corona baru, SARS-CoV-2—akan menjadi janggal dan mencurigakan. Sebab, faktanya virus corona baru secara resmi baru terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019 atau terpaut lebih dari tiga tahun.
"Saya memilih, ketika saya bertemu dengan orang-orang sampai ke (level) puncak, di Eropa, di AS, di seluruh dunia, untuk membicarakan risiko pandemi ini," katanya kepada Wall Street Journal dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin (11/5/2020). (Baca: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )
Dia pada saat itu bahkan mengajukan pembahasan masalah itu kepada presiden AS selama pertemuan Desember 2016 di Trump Tower.
Lihat Juga :