5 Alasan Rencana Mesir untuk Gaza Mampu Mempersatukan Negara-negara Arab

Kamis, 06 Maret 2025 - 04:40 WIB
loading...
5 Alasan Rencana Mesir...
Rencana Mesir untuk Gaza mampu mempersatukan negara-negara Arab. Foto/X/@cultureartislam
A A A
GAZA - Negara-negara Arab telah mengadopsi rencana rekonstruksi Gaza yang diajukan Mesir, yang menyediakan jalan potensial ke depan setelah perang Israel yang menghancurkan di daerah kantong Palestina tersebut.

Mesir mengungkap rencananya pada hari Selasa saat menjadi tuan rumah KTT Liga Arab di ibu kotanya, Kairo.

5 Alasan Rencana Mesir untuk Gaza Mampu Mempersatukan Negara-negara Arab

1. Menyelamatkan Mesir dan Yordania

Melansir Al Jazeera, rencana tersebut menawarkan alternatif terhadap usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar Jalur Gaza dikosongkan penduduknya untuk "mengembangkan" daerah kantong tersebut, di bawah kendali AS, dalam apa yang oleh para kritikus disebut sebagai pembersihan etnis. Berdasarkan rencana Mesir, penduduk Palestina di Gaza tidak akan dipaksa meninggalkan wilayah tersebut.

Trump bersikeras agar Mesir dan Yordania menerima warga Palestina yang dipaksa keluar dari Gaza oleh rencananya, tetapi hal itu dengan cepat ditolak, dan AS telah mengisyaratkan bahwa mereka terbuka untuk mendengar seperti apa rencana Arab untuk rekonstruksi Gaza pascaperang.

Berbicara di awal pertemuan puncak, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan bahwa Trump akan dapat mencapai perdamaian dalam konflik Israel-Palestina.

2. Terdiri dari 3 Tahap

Rencana tersebut terdiri dari tiga tahap utama: Tindakan sementara, rekonstruksi, dan tata kelola.

Tahap pertama akan berlangsung sekitar enam bulan, sementara dua tahap berikutnya akan berlangsung selama gabungan empat hingga lima tahun.

Tujuannya adalah untuk membangun kembali Gaza – yang hampir sepenuhnya dihancurkan Israel – menjaga perdamaian dan keamanan, serta menegaskan kembali pemerintahan Otoritas Palestina (PA) di wilayah tersebut, 17 tahun setelah diusir menyusul pertikaian antara Fatah, yang mendominasi PA, dan Hamas.

Periode sementara selama enam bulan akan mengharuskan sebuah komite teknokrat Palestina – yang beroperasi di bawah manajemen PA – untuk membersihkan puing-puing dari Jalan Salah al-Din, yang merupakan jalan raya utama utara-selatan di Jalur Gaza.

Setelah jalan-jalan bersih, 200.000 unit rumah sementara akan dibangun untuk menampung 1,2 juta orang dan sekitar 60.000 bangunan yang rusak akan diperbaiki.

Menurut cetak biru, rekonstruksi jangka panjang memerlukan waktu tambahan empat hingga lima tahun setelah langkah-langkah sementara selesai. Selama rentang waktu tersebut, rencana tersebut bertujuan untuk membangun sedikitnya 400.000 rumah permanen, serta membangun kembali pelabuhan laut dan bandara internasional Gaza.

Secara bertahap, penyediaan dasar seperti air, sistem pembuangan limbah, layanan telekomunikasi, dan listrik juga akan dipulihkan.

Rencana tersebut selanjutnya menyerukan pembentukan Dewan Pengarah dan Manajemen, yang akan menjadi dana keuangan yang mendukung badan pemerintahan sementara di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Berita Terkini
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved