Menebak Arah Israel setelah Memiliki Panglima Militer Baru yang Suka Berperang

Kamis, 06 Maret 2025 - 01:10 WIB
loading...
Menebak Arah Israel...
Eyal Zamir akan menentukan masa depan Israel sebagai panglima militer yang baru. Foto/X/@GPOIsrael
A A A
GAZA - Panglima Militer Israel yang baru adalah pensiunan Mayor Jenderal Eyal Zamir, mantan direktur jenderal Kementerian Pertahanan, yang masa jabatannya dimulai pada hari Rabu.

Zamir menggantikan Letnan Jenderal Herzi Halevi, yang mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan Januari untuk mengantisipasi laporan minggu lalu mengenai kegagalan militer yang dahsyat selama serangan yang dipimpin Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023.

Pemerintah, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, telah menolak untuk mengizinkan penyelidikan atas kegagalannya hari itu.

Menteri Pertahanan Israel Katz, bersama dengan Netanyahu, memilih Zamir untuk jabatan tersebut bulan lalu. Ia akan memimpin semua operasi militer Israel, termasuk penempatannya di Gaza, Suriah, dan Lebanon.

Menebak Arah Israel setelah Memiliki Panglima Militer Baru yang Suka Berperang

1. Pernah Menembak Mati Ratusan Demonstran Palestina

Zamir telah dipertimbangkan untuk jabatan kepala staf sebanyak dua kali, tetapi tidak dipilih kedua kali karena digantikan oleh Halevi yang akan segera pensiun dan pendahulunya, Aviv Kohavi.

Awalnya wajib militer pada tahun 1984, Zamir naik pangkat dari perwira tank menjadi komandan Brigade Lapis Baja ke-7 pada tahun 2003 dan Divisi Lapis Baja ke-36 pada tahun 2009.

Yang terpenting bagi keberhasilannya di masa depan, ia menjabat sebagai sekretaris militer Netanyahu dari tahun 2012 hingga 2015, kemudian menjadi pemimpin komando selatan Israel selama tiga tahun berikutnya.

Pada tahun terakhirnya di komando selatan, pasukan Zamir "menghadapi" pengunjuk rasa Palestina dari Gaza yang ikut serta dalam Great March of Return; mereka menewaskan lebih dari 150 pengunjuk rasa dan melukai 10.000 lainnya, termasuk 1.849 anak-anak, 424 wanita, 115 paramedis, dan 115 jurnalis.

Pada November 2018, Netanyahu mempromosikannya menjadi wakil kepala staf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Berita Terkini
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved