Armada Kapal Tanker Terbesar Iran dalam Perjalanan ke Venezuela
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:36 WIB
loading...
Iran mengirim armada kapal tanker terbesar ke Venezuela untuk membantu negara terisolasi itu. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TEHERAN - Iran mengirim armada kapal tanker terbesarnya ke Venezuela untuk membantu negara itu mengatasi kekurangan bahan bakar. Iran menentang sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap negara yang terisolasi itu.
"Armada yang terdiri dari sekitar 10 kapal Iran juga akan membantu mengekspor minyak mentah Venezuela setelah mengeluarkan bahan bakar," ujar sejumlah sumber, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena transaksinya tidak dipublikasikan seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (5/12/2020).
Rezim Nicolas Maduro memperluas ketergantungannya pada Iran sebagai sekutu terakhir setelah Rusia dan China menghindari tantangan larangan AS atas perdagangan dengan Venezuela. Kekurangan bahan bakar negara ini terjadi setelah beberapa dekade salah urus, korupsi dan kurangnya investasi di Petroleos de Venezuela milik negara sejak masa mendiang mentor dan pendahulu Maduro, Hugo Chavez.
Negara yang pernah menjadi pemasok minyak mentah teratas ke AS dan membanggakan salah satu harga bensin domestik terendah di dunia, sekarang hampir tidak dapat menghasilkan bahan bakar apa pun.
Pengiriman bahan bakar terakhir Iran yang dikirim pada awal Oktober lalu dengan tiga kapal hampir habis. Kondisi ini mengancam kekurangan pasokan nasional yang lebih curam dengan antrian berjam-jam di pompa bensin.
"Armada yang terdiri dari sekitar 10 kapal Iran juga akan membantu mengekspor minyak mentah Venezuela setelah mengeluarkan bahan bakar," ujar sejumlah sumber, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena transaksinya tidak dipublikasikan seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (5/12/2020).
Rezim Nicolas Maduro memperluas ketergantungannya pada Iran sebagai sekutu terakhir setelah Rusia dan China menghindari tantangan larangan AS atas perdagangan dengan Venezuela. Kekurangan bahan bakar negara ini terjadi setelah beberapa dekade salah urus, korupsi dan kurangnya investasi di Petroleos de Venezuela milik negara sejak masa mendiang mentor dan pendahulu Maduro, Hugo Chavez.
Negara yang pernah menjadi pemasok minyak mentah teratas ke AS dan membanggakan salah satu harga bensin domestik terendah di dunia, sekarang hampir tidak dapat menghasilkan bahan bakar apa pun.
Pengiriman bahan bakar terakhir Iran yang dikirim pada awal Oktober lalu dengan tiga kapal hampir habis. Kondisi ini mengancam kekurangan pasokan nasional yang lebih curam dengan antrian berjam-jam di pompa bensin.
Lihat Juga :