Dituduh Ingin Mengudeta MBS, Eks Putra Mahkota Arab Saudi Dalam Bahaya
Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Hasil penelitian yang dilihat oleh Guardian menunjukkan bahwa 40 persen dari tweet yang menargetkan MBN, yang menggunakan tanda pagar (tagar) #HillaryEmails, menunjukkan perilaku seperti bot.
Klaim tersebut, yang pertama kali muncul di akun Twitter berbahasa Arab, pada satu titik menjadi tagar Twitter paling tren di Arab Saudi, dengan lebih dari 170.000 tweet.
Mohammad bin Nayef, 61, diangkat sebagai putra mahkota setelah meninggalnya Raja Abdullah pada 2015. Namun, dia digantikan oleh putra Raja Salman yang berkuasa, Mohammad bin Salman pada 2017 dalam kudeta istana, dan kemudian ditangkap pada Maret 2020 di tengah tindakan keras terhadap para bangsawan senior.
Laporan yang muncul setelah penangkapan mereka menyatakan bahwa mereka telah ditahan karena berencana untuk menggulingkan MBS sebelum dia naik tahta. Beberapa sumber laporan kemudian mengatakan bahwa mereka telah ditahan karena "akumulasi perilaku buruk".
Keberadaan Mohammad bin Nayef dan Pangeran Ahmad, saudara laki-laki Raja Salman yang ditahan pada saat yang sama, tidak diketahui, meskipun Human Rights Watch telah menyuarakan keprihatinan tentang kesehatan mantan putra mahkota tersebut.
Klaim tersebut, yang pertama kali muncul di akun Twitter berbahasa Arab, pada satu titik menjadi tagar Twitter paling tren di Arab Saudi, dengan lebih dari 170.000 tweet.
Mohammad bin Nayef, 61, diangkat sebagai putra mahkota setelah meninggalnya Raja Abdullah pada 2015. Namun, dia digantikan oleh putra Raja Salman yang berkuasa, Mohammad bin Salman pada 2017 dalam kudeta istana, dan kemudian ditangkap pada Maret 2020 di tengah tindakan keras terhadap para bangsawan senior.
Laporan yang muncul setelah penangkapan mereka menyatakan bahwa mereka telah ditahan karena berencana untuk menggulingkan MBS sebelum dia naik tahta. Beberapa sumber laporan kemudian mengatakan bahwa mereka telah ditahan karena "akumulasi perilaku buruk".
Keberadaan Mohammad bin Nayef dan Pangeran Ahmad, saudara laki-laki Raja Salman yang ditahan pada saat yang sama, tidak diketahui, meskipun Human Rights Watch telah menyuarakan keprihatinan tentang kesehatan mantan putra mahkota tersebut.
(min)
Lihat Juga :