Kalah Pilpres AS, Trump Fokus Selamatkan Diri dan Keluarga

Jum'at, 04 Desember 2020 - 10:15 WIB
loading...
Kalah Pilpres AS, Trump...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat perayaan hari Thanksgiving. foto: dok/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump justru tidak disibukkan dengan legasi dan legitimasi yang hendak ditinggalkan selepas kekalahannya pada pemilu presiden. Dia kini fokus menyelamatkan diri dan keluarganya dari jeratan hukum yang bisa memenjarakannya.

Sebagai strategi untuk penyelamatan, Trump dipercaya sedang mencoba untuk memberikan pengampunan bagi tiga anaknya, menantunya, dan pengacaranya, Rudy Giuliani. Hal itu dilakukan karena dia khawatir jika jaksa agung pemerintahan Joe Biden mendatang akan menarget dan memenjarakan Donald Trump Jr, Eric Trump, Ivanka Trump, dan suaminya, Jared Kushner, beserta Giuliani. (Baca: Trump Siap Come Back di Pilpres 2024)

Dengan memberikan pengampunan lebih awal bagi mereka, Trump bisa melindungi keluarga dan pengacaranya dari dakwaan federal. Pembawa acara talk show konservatif, Sean Hannity, yang memiliki kedekatan dengan Trump, mengungkapkan ide pemberian pengampunan lebih awal tersebut. “Presiden Trump membuka pintu untuk memberikan pengampunan bagi seluruh keluarga dan dirinya karena ingin para pemburu penyihir itu bisa melanjutkan keabadian, mereka juga dipenuhi dengan kemarahan dan kegilaan terhadap Presiden Trump,” kata Hannity, kepada New York Times.

CNN pun melaporkan kalau publik bingung dengan strategi pengampunan Trump sebelum melepaskan diri dari Gedung Putih. Trump juga sebelumnya memberikan pengampunan kepada para penasihatnya, seperti Michael Flynn, yang dinyatakan berbohong dua kali kepada FBI. Pemberian pengampunan kepada keluarga Trump sendiri juga membingungkan karena mereka juga belum didakwa melakukan kejahatan satu pun. Selama ini Departemen Kehakiman AS memang menyelidiki skema suap pemberian pengampunan yang dilakukan Trump.

Apa yang dilakukan Trump pun telah dilakukan Presiden AS sebelumnya. Seperti Presiden Andrew Johnson memberikan pengampunan kepada para sekutunya. Presiden Jimmy Carter juga memberikan pengampunan kepada orang-orang yang terlibat dalam Perang Vietnam. Pengampunan paling mahal dilakukan Presiden Gerald Ford kepada pendahulunya, Richard Nixon. Itu dilakukan sebulan setelah Nixon mengundurkan diri. Ide Ford tersebut pun dianggap hal ideal. (Baca juga: Sekolah Tatap Muka, Perlu Patroli Khusus Awasi Mobilisasi Siswa)

Frank Bowman, pakar konstitusi dari Sekolah Hukum Universitas Missouri, mengungkapkan pengampunan presiden memang memiliki kekuatan hukum. “Pengampunan itu bisa melewati hukum, juga bisa dilakukan sebelum proses hukum dilakukan ataupun proses dakwaan dilakukan,” katanya, dilansir CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
Premier Padel Valencia...
Premier Padel Valencia 2026 Hadir Pekan Ini, Saksikan Aksi Para Bintang Padel Dunia di VISION+
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Barang Bukti OTT Bupati...
Barang Bukti OTT Bupati Muara Enim, Uang Tunai hingga Rekening Senilai Rp2 M
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved