Prancis Akan Tutup 76 Masjid atas Dugaan Promosikan Separatisme
Jum'at, 04 Desember 2020 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam beberapa hari mendatang akan dilakukan pengecekan terhadap tempat ibadah tersebut. Jika keraguan ini dikonfirmasi, saya akan meminta penutupan mereka," tulis dia di Twitter ketika mengomentari hasil wawancara radio tersebut.
Ia juga mengumumkan bahwa 66 migran ilegal yang diduga telah diradikalisasi telah dideportasi.
Tindakan keras itu, kata Darmanin, adalah bagian dari serangkaian tindakan pemerintah yang besar dan belum pernah terjadi sebelumnya, yang dirancang untuk membatasi ekstremisme agama di Prancis.
Inisiatif pemerintah ini sebagai tindak lanjut dari serangkaian serangan militan Islamis baru-baru ini di Prancis, yang dimulai dengan pemenggalan guru sekolah Samuel Paty pada bulan Oktober. (Baca juga: Viral, Calon Pengantin Lakukan Pemotretan Solo usai Kekasih Batalkan Pernikahan )
Paty menjadi sasaran pembunuhan oleh pengungsi Chechnya setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelasnya sebagai bagian dari pelajaran tentang kebebasan berbicara. Hampir dua minggu kemudian, tiga orang tewas dalam serangan pisau di Nice. Tersangka adalah seorang migran Tunisia yang dilaporkan mengalami radikalisasi.
Sebuah masjid yang dituduh menjadi lokasi penghasutan kebencian yang menyebabkan pembunuhan terhadap Paty ditutup pada akhir Oktober.
Ia juga mengumumkan bahwa 66 migran ilegal yang diduga telah diradikalisasi telah dideportasi.
Tindakan keras itu, kata Darmanin, adalah bagian dari serangkaian tindakan pemerintah yang besar dan belum pernah terjadi sebelumnya, yang dirancang untuk membatasi ekstremisme agama di Prancis.
Inisiatif pemerintah ini sebagai tindak lanjut dari serangkaian serangan militan Islamis baru-baru ini di Prancis, yang dimulai dengan pemenggalan guru sekolah Samuel Paty pada bulan Oktober. (Baca juga: Viral, Calon Pengantin Lakukan Pemotretan Solo usai Kekasih Batalkan Pernikahan )
Paty menjadi sasaran pembunuhan oleh pengungsi Chechnya setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelasnya sebagai bagian dari pelajaran tentang kebebasan berbicara. Hampir dua minggu kemudian, tiga orang tewas dalam serangan pisau di Nice. Tersangka adalah seorang migran Tunisia yang dilaporkan mengalami radikalisasi.
Sebuah masjid yang dituduh menjadi lokasi penghasutan kebencian yang menyebabkan pembunuhan terhadap Paty ditutup pada akhir Oktober.
Lihat Juga :