AS Perketat Aturan Visa untuk Anggota Partai Komunis China 'Jahat'
Jum'at, 04 Desember 2020 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Washington dan Beijing telah berkonflik terkait penanganan China atas wabah virus corona, cengkeraman Beijing yang semakin erat di Hong Kong, klaim Beijing di Laut China Selatan, perdagangan dan tuduhan kejahatan hak asasi manusia (HAM) di Xinjiang.
Pekan lalu, Reuters melaporkan Amerika Serikat siap menambahkan perusahaan chip China, SMIC, dan produsen minyak dan gas lepas pantai nasional China, CNOOC, ke daftar hitam dugaan perusahaan militer China, serta membatasi akses mereka ke para investor AS.
Berita tentang pembatasan ini pertama kali dilaporkan The New York Times. “Pedoman visa baru memungkinkan pejabat AS untuk menentukan status partai seseorang berdasarkan aplikasi dan wawancara mereka,” ungkap laporan surat kabar itu.
(sya)
Lihat Juga :