UE Kritik Keputusan Inggris Setujui Pengunaan Vaksin Covid Pfizer

Rabu, 02 Desember 2020 - 21:49 WIB
loading...
UE Kritik Keputusan...
Uni Eropa (UE) mengkritik keputusan Inggris untuk menyetujui penggunaan secara luas vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) mengkritik keputusan Inggris untuk menyetujui penggunaan secara luas vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech. UE mengatakan, prosedur menyeluruh harus dilakukan sebelum mengeluarkan izin tersebut.

Langkah untuk memberikan otorisasi darurat ke vaksin Pfizer/BioNTech telah dilihat oleh banyak orang sebagai kudeta politik untuk Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, yang telah memimpin negaranya keluar dari UE dan menghadapi kritik atas penanganannya terhadap pandemi. ( Baca juga: Jelang Vaksinasi, Bio Farma Segera Siapkan Infrastuktur Digital )

Keputusan itu dibuat di bawah proses persetujuan darurat yang sangat cepat, yang memungkinkan regulator obat Inggris untuk sementara mengesahkan vaksin hanya 10 hari setelah mulai memeriksa data dari uji coba skala besar.

European Medicines Agency (EMA), yang bertanggung jawab untuk menyetujui vaksin Covid-19 untuk UE, mengatakan, seharusnya prosedur persetujuan yang lebih lama dan lebih tepat, yang didasarkan pada lebih banyak bukti, dan memerlukan lebih banyak pemeriksaan yang harus dilakukan, daripada prosedur keadaan darurat yang dipilih oleh Inggris.

"Prosedur EMA adalah mekanisme pengaturan yang paling efektif untuk memberikan akses semua warga negara UE ke vaksin yang aman dan efektif, karena didasarkan pada lebih banyak bukti," kata Komisi Eropa dalam sebuah prnyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (2/12/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved