Pesta Gay di Brussels Digerebek, 25 Pria Termasuk Politisi Hongaria Diciduk
Rabu, 02 Desember 2020 - 03:18 WIB
loading...
A
A
A
Tangan pria itu berlumuran darah. Ada kemungkinan dia terluka saat melarikan diri. Narkotika ditemukan di tas punggungnya. Pria itu tidak dapat menunjukkan dokumen identitas apa pun. Dia diantar ke tempat tinggalnya, di mana dia mengidentifikasi dirinya sebagai SJ (1961) melalui paspor diplomatik.
"Saya hadir di pesta ini di Brussel," perwakilan Eropa itu kemudian mengatakan kepada La DH dalam siaran pers.
“Saya tidak mengonsumsi narkoba, saya menawarkan kepada polisi di tempat untuk melakukan tes skrining, tetapi mereka tidak melakukannya. Polisi mengatakan ditemukan pil ekstasi. Saya tidak ada hubungannya dengan pil ini, saya tidak tahu siapa yang menaruhnya atau bagaimana. Saya membuat pernyataan kepada polisi tentang hal ini. Maaf saya telah melanggar aturan majelis, itu tidak bertanggung jawab dari saya dan saya akan menanggung hukuman untuk itu," akunya.
Szajer mengatakan dia "menyesal" dan "sangat" menyesali pelanggaran pembatasan sosial guna mencegah penyebaran Covid-19.
"Itu tidak bertanggung jawab di pihak saya. Saya siap membayar denda yang terjadi," katanya dalam siaran pers.
Dia mengatakan dia diberi "peringatan lisan resmi" oleh polisi dan dibawa pulang.
Anggota Parlemen senior itu kemudian mengundurkan diri pada hari Minggu, menggambarkan "kesalahan langkah" sebagai "sangat pribadi".
"Saya hadir di pesta ini di Brussel," perwakilan Eropa itu kemudian mengatakan kepada La DH dalam siaran pers.
“Saya tidak mengonsumsi narkoba, saya menawarkan kepada polisi di tempat untuk melakukan tes skrining, tetapi mereka tidak melakukannya. Polisi mengatakan ditemukan pil ekstasi. Saya tidak ada hubungannya dengan pil ini, saya tidak tahu siapa yang menaruhnya atau bagaimana. Saya membuat pernyataan kepada polisi tentang hal ini. Maaf saya telah melanggar aturan majelis, itu tidak bertanggung jawab dari saya dan saya akan menanggung hukuman untuk itu," akunya.
Szajer mengatakan dia "menyesal" dan "sangat" menyesali pelanggaran pembatasan sosial guna mencegah penyebaran Covid-19.
"Itu tidak bertanggung jawab di pihak saya. Saya siap membayar denda yang terjadi," katanya dalam siaran pers.
Dia mengatakan dia diberi "peringatan lisan resmi" oleh polisi dan dibawa pulang.
Anggota Parlemen senior itu kemudian mengundurkan diri pada hari Minggu, menggambarkan "kesalahan langkah" sebagai "sangat pribadi".
Lihat Juga :