Viktor Orban Tumbang, Netanyahu dan Trump Kehilangan Sekutu Dekat di Eropa

Senin, 13 April 2026 - 16:20 WIB
loading...
Viktor Orban Tumbang,...
Viktor Orban tumbang, PM Benjamin Netanyahu dan Donald Trump kehilangan sekutu dekat di Eropa. Foto/X/@restitutorII
A A A
LONDON - Hongaria memasuki fase politik baru setelah Perdana Menteri Viktor Orban, sekutu dekat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, kehilangan kekuasaan.

Mengakhiri masa pemerintahannya selama 16 tahun, partai Fidesz yang berkuasa pimpinan Orban tertinggal dari partai oposisi Tisza yang dipimpin oleh Peter Magyar dalam pemilihan yang berlangsung ketat, yang hasilnya diumumkan pada hari Minggu.

Orban telah membina salah satu hubungan terdekat dengan rezim Israel di antara anggota Uni Eropa.

Ia menggambarkan Tel Aviv sebagai mitra strategis dan "ideologis", dengan hubungannya dengan Netanyahu memainkan peran sentral dalam membentuk kebijakan luar negeri Hongaria.

Selama masa jabatannya, Hongaria berulang kali menggunakan hak vetonya di Uni Eropa untuk memblokir pernyataan dan sanksi yang menargetkan kekejaman rezim tersebut, sehingga memberikan perlindungan diplomatik kepada Tel Aviv.

Para pejabat Israel kini menyatakan keprihatinan atas potensi perubahan kebijakan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved