Pompeo Siap Tunaikan Janji Transisi Pemerintahan ke Joe Biden
Sabtu, 28 November 2020 - 02:10 WIB
loading...
A
A
A
"Ancaman dari terorisme di seluruh dunia - dari ekstremisme Islam, terorisme Islam - adalah nyata. Itu tidak hanya berasal dari Afghanistan," kata Pompeo.
Mengacu pada pemimpin senior militer Iran yang dibunuh AS pada Januari 2020, dan seorang pemimpin al-Qaeda yang tewas oleh serangan udara AS pada 2019, Pompeo berkata: "Jika Qassem Soleimani menjadi masalah, kami akan menghancurkan mereka. Jika Hamza bin Ladin berisiko hadir, kami akan membunuhnya."(Baca juga: Biden Diperkirakan Tunjuk Blinken sebagai Menlu AS Pengganti Pompeo )
Pernyataan ini muncul hanya beberapa jam sebelum ilmuwan nuklir top Iran, Mohsen Fakhrizadeh, terbunuh pada hari Jumat di luar ibu kota Teheran. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan itu.
Departemen Luar Negeri dan misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak menanggapi permintaan komentar.
Kementerian Pertahanan Iran mengkonfirmasi kematian tersebut.
"Selama konflik, tim keamanan yang melindungi ilmuwan Iran juga terluka dan dipindahkan ke rumah sakit. Kementerian Pertahanan Iran dalam pernyataan berbela sungkawa dengan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan bangsa Iran atas pembunuhan yang tidak adil terhadap seorang manajer yang berkomitmen dan seorang ahli," bunyi laporan kantor berita Iran, IRNA.
Mengacu pada pemimpin senior militer Iran yang dibunuh AS pada Januari 2020, dan seorang pemimpin al-Qaeda yang tewas oleh serangan udara AS pada 2019, Pompeo berkata: "Jika Qassem Soleimani menjadi masalah, kami akan menghancurkan mereka. Jika Hamza bin Ladin berisiko hadir, kami akan membunuhnya."(Baca juga: Biden Diperkirakan Tunjuk Blinken sebagai Menlu AS Pengganti Pompeo )
Pernyataan ini muncul hanya beberapa jam sebelum ilmuwan nuklir top Iran, Mohsen Fakhrizadeh, terbunuh pada hari Jumat di luar ibu kota Teheran. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan itu.
Departemen Luar Negeri dan misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak menanggapi permintaan komentar.
Kementerian Pertahanan Iran mengkonfirmasi kematian tersebut.
"Selama konflik, tim keamanan yang melindungi ilmuwan Iran juga terluka dan dipindahkan ke rumah sakit. Kementerian Pertahanan Iran dalam pernyataan berbela sungkawa dengan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan bangsa Iran atas pembunuhan yang tidak adil terhadap seorang manajer yang berkomitmen dan seorang ahli," bunyi laporan kantor berita Iran, IRNA.
Lihat Juga :