Lima Tahun Berturut-turut, Angka Kematian Global Akibat Terorisme Turun
Rabu, 25 November 2020 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Secara global, 103 negara menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan 35 yang memburuk, dan ada 63 negara yang mencatat setidaknya satu kematian akibat serangan teroris pada tahun 2019.
"Ini membuktikan bahwa meskipun secara keseluruhan jatuh, terorisme tetap menjadi ancaman yang signifikan dan serius di banyak belahan dunia," laporan itu menambahkan.
Laporan itu mengatakan Taliban adalah kelompok teroris paling mematikan di dunia pada 2019, meskipun kematian yang dikaitkan dengan organisasi Islam yang berbasis di Afghanistan itu menurun sebesar 18 persen tahun lalu.(Baca juga: NATO: AS Tarik Pasukan, Afghanistan Akan Jadi Sarang Teroris )
Di sisi lain, kekuatan dan pengaruh ISIS juga terus menurun, karena kelompok ekstrimis itu bertanggung jawab atas kurang dari 1.000 kematian untuk pertama kalinya sejak kelompok tersebut aktif.
Namun, yang perlu dicatat adalah kelompok afiliasi ISIS tetap aktif di seluruh dunia, dengan 27 negara mencatat serangan oleh ISIS atau afiliasinya, dan Afrika Sub-Sahara menjadi teater operasi utamanya tahun lalu. (Baca juga: ISIS Klaim Ledakan di Pemakaman Non Muslim Jeddah )
"Ini membuktikan bahwa meskipun secara keseluruhan jatuh, terorisme tetap menjadi ancaman yang signifikan dan serius di banyak belahan dunia," laporan itu menambahkan.
Laporan itu mengatakan Taliban adalah kelompok teroris paling mematikan di dunia pada 2019, meskipun kematian yang dikaitkan dengan organisasi Islam yang berbasis di Afghanistan itu menurun sebesar 18 persen tahun lalu.(Baca juga: NATO: AS Tarik Pasukan, Afghanistan Akan Jadi Sarang Teroris )
Di sisi lain, kekuatan dan pengaruh ISIS juga terus menurun, karena kelompok ekstrimis itu bertanggung jawab atas kurang dari 1.000 kematian untuk pertama kalinya sejak kelompok tersebut aktif.
Namun, yang perlu dicatat adalah kelompok afiliasi ISIS tetap aktif di seluruh dunia, dengan 27 negara mencatat serangan oleh ISIS atau afiliasinya, dan Afrika Sub-Sahara menjadi teater operasi utamanya tahun lalu. (Baca juga: ISIS Klaim Ledakan di Pemakaman Non Muslim Jeddah )
Lihat Juga :