Khianati Kim Jong-un, Pembelot Korut Menang Pemilu di Korsel

Kamis, 16 April 2020 - 13:34 WIB
loading...
A A A
Thae, yang telah bekerja di Korea Selatan sebagai ahli kebijakan luar negeri sebelum meluncurkan tawaran untuk menjadi anggota parlemen pada bulan Februari, adalah pengungsi Korea Utara pertama yang menjadi anggota parlemen yang mewakili daerah pemilihan di Korea Selatan.

Cho Myung-chul, mantan profesor Korea Utara, bertugas di parlemen 2012-2016 atas dukungan partai tetapi tanpa pemilu.

Pemilu tersebut menarik tingkat partisipasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari para pembelot Korea Utara, menantang apa yang mereka lihat sebagai kebijakan lintas-batas Presiden Moon Jae-in yang cacat.

Kelompok-kelompok pembelot mengeluh bahwa pemerintahan Moon memangkas dana, mengabaikan hak asasi manusia dan menekan aktivisme anti-Pyongyang demi mengejar rekonsiliasi dengan rezim Kim Jong-un.

Ji Seong-ho, seorang pembelot yang diundang ke Washington pada tahun 2018 untuk menghadiri pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga terpilih jadi anggota parlemen sebagai perwakilan proporsional.

Tetapi perebutan politik Thae jauh dari mudah. Dia menghadapi serangan balasan dari beberapa warga dan bahkan kepala kampanye partainya, Kim Chong-in, yang mengatakan Thae tidak cocok untuk mewakili distrik karena ia tidak memiliki "akar" di Korea Selatan.

Kim Chong-un kemudian meminta maaf dan mendukung Thae. "Kemenangannya yang telak berarti orang-orang di Gangnam tidak benar-benar peduli bahwa dia seorang pembelot. Mereka tampaknya percaya bahwa dia lebih loyal kepada (Korea) Selatan, bukan (Korea) Utara," kata Lim Seong-ho, seorang profesor ilmu politik di Universitas Kyung Hee di Seoul.

Para kritikus juga mengajukan pertanyaan tentang kekayaan Thae ketika ia mendaftarkan aset lebih dari 1,8 miliar won (USD1,5 juta).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved