Khianati Kim Jong-un, Pembelot Korut Menang Pemilu di Korsel
Kamis, 16 April 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Thae mengatakan dia menghasilkan uang dengan memberi kuliah dan menulis buku dan paper, dan membayar lebih dari 100 juta won (USD81.000) dalam bentuk pajak setiap tahun.
Dua memoarnya adalah hit besar. Yang pertama, di mana ia menggambarkan bagaimana Pyongyang secara diam-diam mengumpulkan mata uang asing melalui misi diplomatik serta duplikat komitmen denuklirisasi. Memoarnya terjual lebih dari 200.000 copy di Korea Selatan dan diterbitkan dalam beberapa bahasa.
Media pemerintah Korea Utara telah mengkritik pembelotan Thae dengan menyebutnya “sampah manusia” dan penjahat yang telah menggelapkan dana negara dan melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Thae dengan tegas membantah klaim itu dan berjanji untuk melanjutkan kegiatan politiknya bahkan setelah polisi meningkatkan keamanan terhadapnya.
"Saya telah mempertaruhkan hidup saya untuk datang ke Republik Korea mencari demokrasi dan nilai-nilai bebas dalam ekonomi pasar," kata Thae.
"Saya akan menyelesaikan masalah regional dengan prinsip-prinsip pasar...sambil mendorong kebijakan Korea Utara yang lebih mencerminkan kenyataan di sana dan menyamai kebanggaan warga Korea Selatan."
Dua memoarnya adalah hit besar. Yang pertama, di mana ia menggambarkan bagaimana Pyongyang secara diam-diam mengumpulkan mata uang asing melalui misi diplomatik serta duplikat komitmen denuklirisasi. Memoarnya terjual lebih dari 200.000 copy di Korea Selatan dan diterbitkan dalam beberapa bahasa.
Media pemerintah Korea Utara telah mengkritik pembelotan Thae dengan menyebutnya “sampah manusia” dan penjahat yang telah menggelapkan dana negara dan melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Thae dengan tegas membantah klaim itu dan berjanji untuk melanjutkan kegiatan politiknya bahkan setelah polisi meningkatkan keamanan terhadapnya.
"Saya telah mempertaruhkan hidup saya untuk datang ke Republik Korea mencari demokrasi dan nilai-nilai bebas dalam ekonomi pasar," kata Thae.
"Saya akan menyelesaikan masalah regional dengan prinsip-prinsip pasar...sambil mendorong kebijakan Korea Utara yang lebih mencerminkan kenyataan di sana dan menyamai kebanggaan warga Korea Selatan."
(min)
Lihat Juga :