Tuntutan Hukum Terkait Pemilu Kembali Ditolak, Ini Respon Trump
Minggu, 22 November 2020 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Brann menambahkan bahwa dia tidak memiliki otoritas untuk mengambil hak memilih, bahkan untuk satu orang, apalagi jutaan warga negara. ( Baca juga: Hakim Tolak Gugatan Pilpres, Sebut Klaim Trump 'Frankenstein' )
Gugatan yang diajukan pada 9 November itu mengklaim perlakuan yang tidak konsisten oleh pejabat pemilihan distrik atas surat suara yang masuk. Beberapa distrik memberi tahu pemilih bahwa mereka dapat memperbaiki kerusakan kecil seperti "amplop kerahasiaan" yang hilang, sementara yang lain tidak.
“Klaim ini, seperti Monster Frankenstein, telah digabungkan secara sembarangan,” kata Brann. ( Baca juga: Ulang Tahun ke-78, Joe Biden Akan Jadi Presiden Tertua AS saat Bertugas )
Tim kampanye Trump juga berusaha untuk mengubah gugatan guna mengklaim pelanggaran terhadap Konstitusi AS. Mereka menginginkan Brann mengizinkan legislatif negara bagian Pennsylvania yang dikontrol Republik untuk menunjuk pemilih yang akan mendukung Trump pada pemungutan suara Electoral College pada 14 Desember.
Di bawah undang-undang Pennsylvania, kandidat yang memenangkan suara populer di negara bagian tersebut mendapatkan semua suara pemilihan negara bagian.
Gugatan yang diajukan pada 9 November itu mengklaim perlakuan yang tidak konsisten oleh pejabat pemilihan distrik atas surat suara yang masuk. Beberapa distrik memberi tahu pemilih bahwa mereka dapat memperbaiki kerusakan kecil seperti "amplop kerahasiaan" yang hilang, sementara yang lain tidak.
“Klaim ini, seperti Monster Frankenstein, telah digabungkan secara sembarangan,” kata Brann. ( Baca juga: Ulang Tahun ke-78, Joe Biden Akan Jadi Presiden Tertua AS saat Bertugas )
Tim kampanye Trump juga berusaha untuk mengubah gugatan guna mengklaim pelanggaran terhadap Konstitusi AS. Mereka menginginkan Brann mengizinkan legislatif negara bagian Pennsylvania yang dikontrol Republik untuk menunjuk pemilih yang akan mendukung Trump pada pemungutan suara Electoral College pada 14 Desember.
Di bawah undang-undang Pennsylvania, kandidat yang memenangkan suara populer di negara bagian tersebut mendapatkan semua suara pemilihan negara bagian.
(esn)
Lihat Juga :