Muslim Prancis Terus Ditekan, Protes Guru dan Kartun Bisa Dideportasi
Sabtu, 21 November 2020 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Namun, para pengkritik menuduh Macron secara politik mengeksploitasi serangan teror baru-baru ini, mengadopsi wacana sayap kanan populis tentang Muslim dalam upaya menarik dukungan pemilih sayap kanan.
Pada Rabu, Macron mengambil langkah untuk memberlakukan "piagam nilai-nilai Republik" pada komunitas Muslim dan memberikan batas waktu 15 hari bagi Dewan Perancis untuk Kepercayaan Muslim (CFCM) agar menerima piagam tersebut.
Delapan pemimpin CFCM bertemu Macron dan Darmanin di Istana Elysee untuk pembicaraan pada Rabu.
“Dengan itikad baik, CFCM akan membentuk Dewan Imam Nasional untuk menawarkan akreditasi resmi kepada para imam yang tinggal di tanah Prancis,” ungkap laporan media.
Piagam nilai-nilai Republik itu akan melarang "campur tangan asing" dalam berbagai kelompok Muslim dan akan menyatakan secara eksplisit bahwa Islam bukanlah gerakan politik tetapi agama.
Pada Rabu, Macron mengambil langkah untuk memberlakukan "piagam nilai-nilai Republik" pada komunitas Muslim dan memberikan batas waktu 15 hari bagi Dewan Perancis untuk Kepercayaan Muslim (CFCM) agar menerima piagam tersebut.
Delapan pemimpin CFCM bertemu Macron dan Darmanin di Istana Elysee untuk pembicaraan pada Rabu.
“Dengan itikad baik, CFCM akan membentuk Dewan Imam Nasional untuk menawarkan akreditasi resmi kepada para imam yang tinggal di tanah Prancis,” ungkap laporan media.
Piagam nilai-nilai Republik itu akan melarang "campur tangan asing" dalam berbagai kelompok Muslim dan akan menyatakan secara eksplisit bahwa Islam bukanlah gerakan politik tetapi agama.
(sya)
Lihat Juga :