Memoar Obama: Putin Membangun Rusia untuk Ditakuti

Jum'at, 20 November 2020 - 01:45 WIB
loading...
A A A
Dalam bukunya, Obama mengenang pertemuan Putin untuk pertama kalinya pada Juli 2009 di dekat Moskow, yang menggambarkan pemimpin Rusia itu secara fisik biasa-biasa saja, pendek dan bertubuh pegulat.

"Putin tampaknya telah memutuskan untuk dengan sengaja membuat penggantinya yang dipilih sendiri tampak buruk—sebuah pertanda, saya harus berasumsi, bahwa Putin berencana secara resmi merebut kembali kendali di Rusia," tulis Obama, seperti dikutip RFERL, Jumat (20/11/2020).

Obama menyinggung kegemaran Putin untuk berfoto maskulin, seperti menunggang kuda dengan bertelanjang dada. "Dia melakukannya dengan sikap rewel seperti remaja di Instagram," lanjut Obama. (Baca juga: Presiden Ceko: Trump Harus Lengser dan Tidak Memalukan )

Mantan presiden AS itu menawarkan pandangan yang lebih baik tentang Dmitry Medvedev, anak didik Putin, yang menjabat sebagai presiden dari 2008 hingga 2012, dengan mengatakan bahwa pemimpin muda Rusia itu tampaknya tidak mempercayai semua cerita yang dibuat Kremlin dan menunjukkan antusiasme untuk pengaturan ulang dalam hubungan AS-Rusia.

"Saya melihat adanya detasemen ironis tertentu dalam penyampaiannya, seolah-olah dia ingin saya tahu bahwa dia tidak benar-benar percaya semua yang dia katakan," kata Obama tentang pertemuan pertamanya dengan Medvedev pada forum G-20 pada April 2009.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved