Kasus Corona Menurun, Prancis dan Spanyol Perlonggar Lockdown

Senin, 11 Mei 2020 - 10:26 WIB
loading...
A A A
Pihak berwenang di Prancis menyiapkan pelonggaran pembatasan pada Senin (hari ini), sama seperti di negara tetangga Spanyol. Langkah itu dilakukan setelah memberlakukan lockdown selama delapan pekan. Namun demikian, direktoran kesehatan Prancis memperingatkan epidemi korona masih aktif dan virus ini masih bisa menyebar di banyak wilayah di negara tersebut.

Dalam pelonggaran isolasi wilayah, warga Prancis yang bisa bekerja di rumah diminta tetap tidak pergi ke kantor. Warga yang bepergian dengan transportasi publik wajib menggunakan masker. Di tempat kerja, jaga jarak sosial juga wajib dilaksanakan.

“Situasinya masih tegang, kita hanya memiliki margin yang kecil,” kata Philippe Juvin, kepala pelayanan darurat di rumah sakit George Pompidou, Paris, dilansir Reuters. Dia mengatakan, pihak otoritas kesehatan harus siap menghadapi pandemi gelombang kedua. Apalagi empat kawasan di Prancis, termasuk Paris masih masuk zona merah.

Jumlah korban pasien Covid-19 yang meninggal di Spanyol juga mencapai titik terendah sejak pertengahan Maret lalu, yakni 179 orang pada Sabtu lalu. Jumlah korban meninggal di Italia mencapai 26.478 orang dan kasus positif mencapai 223.578 orang.

Spanyol mulai memberlakukan fase pertama pelonggaran lockdown di mana warga bisa bepergian ke luar provinsi. Namun, pertemuan di atas 10 orang tetap dilarang. “Kita berhasil merebut kembali 99% tanah yang dikuasai virus,” kata Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez. Namun, dia memperingatkan masyarakat yang bergerak pada pelonggaran lockdown fase satu agar tetap berhati-hati dan waspada.

Restoran dan toko akan kembali dibuka dengan jumlah pengunjung yang dibatasi di beberapa wilayah Spanyol. Museum dan hotel juga akan beroperasi kembali untuk pertama kalinya setelah lockdown selama dua bulan. Namun, Madrid dan Barcelona belum memberlakukan pelonggaran lockdown. “Warga Spanyol tidak berpikir itu sebagai perlombaan karena Madrid bisa mempelonggar lockdown dalam satu pekan mendatang,” kata Kepala Pusat Kesehatan Darurat Fernando Simon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Berita Terkini
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved