Tiga Senator AS Coba Cegah Penjualan 50 Jet Tempur F-35 ke UEA

Jum'at, 20 November 2020 - 00:00 WIB
loading...
A A A
"Ketika saya mencoba untuk memperingatkan pemerintahan Trump, menghindari proses musyawarah untuk mempertimbangkan infus senjata besar-besaran ke negara di wilayah yang bergejolak dengan beberapa konflik yang sedang berlangsung benar-benar tidak bertanggung jawab," kata Menendez, Senator Demokrat yang duduk Komite Hubungan Luar Negeri Senat dalam sebuah pernyataan.

"Ada sejumlah kekhawatiran yang luar biasa tentang bagaimana penjualan ini akan berdampak pada kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat dan Israel. Akibatnya, Kongres sekali lagi turun tangan untuk berfungsi sebagai pemeriksa untuk menghindari keuntungan atas keamanan nasional AS dan sekutu kami, dan untuk semoga mencegah perlombaan senjata baru di Timur Tengah," lanjut dia, seperti dikutip Defense News,
Kamis (19/11/2020).

Laporan lain dari Politico menyebutkan anggota parlemen Ilhan Omar juga memperkenalkan tiga resolusi minggu ini untuk menghentikan penjualan senjata ke UEA.

Laporan-laporan itu muncul sehari sebelum perwakilan dari Biro Urusan Politik-Militer Departemen Luar Negeri dijadwalkan mengadakan briefing tertutup kepada Komite Hubungan Luar Negeri Senat di Capitol Hill. (Baca juga: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )

Seorang pejabat senior administrasi Trump mengatakan di tengah laporan bahwa pemerintahan Trump bergerak cepat dalam upaya penjualan pesawat tempur F-35 berteknologi tinggi ke Uni Emirat Arab, Departemen Luar Negeri tetap berkomitmen untuk berkonsultasi dengan Kongres tentang penjualan senjata ke pemerintah asing.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengumumkan paket tersebut bulan ini setelah penandatanganan perjanjian perdamaian antara Israel dan UEA dan mengisyaratkan niat pemerintah untuk menyelesaikan kesepakatan sebelum Trump lengser.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved