Turki Selidiki Presiden Mesir Atas Kejahatan Kemanusiaan

Kamis, 19 November 2020 - 08:50 WIB
loading...
Turki Selidiki Presiden...
Turki gelar penyelidikan terhadap Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi atas kejahatan kemanusiaan. Foto/Al Araby
A A A
ANKARA - Jaksa Turki telah membuka penyelidikan terhadap Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan 29 pejabat lainnya atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Hal itu diungkapkan pengacara hak asasi manusia Gulden Sonmez.

Sonmez mewakili mahasiswa Mesir Omar Gamal Metwally Ibrahim yang sebelumnya telah ditangkap dan ditahan oleh otoritas Mesir.

"Omar selamat dari percobaan pembunuhan dan eksekusi yang terjadi di Rabaa Square di Kairo, dan menyaksikan ratusan pembunuhan serta eksekusi di luar hukum di sana dan di lapangan dan Square lain. Dia adalah seorang mahasiswa yang ditahan secara ilegal di Mesir," kata Sonmez kepada wartawan, mengacu pada pembunuhan rezim al-Sisi terhadap lebih dari seribu pengunjuk rasa Mesir pada Agustus 2013.



“Meskipun Omar Ibrahim masih muda, dia ditahan di empat kantor polisi, tujuh penjara, dan dua pusat intelijen, selama 3 tahun di Mesir. Dia disiksa dengan kejam selama dalam tahanan dan tubuhnya masih menderita kerusakan permanen," imbuhnya seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (19/11/2020).

Sonmez menambahkan bahwa saudara laki-laki dan ayah kliennya tetap ditahan di Mesir.

"Abdel-Rahman, saudara laki-laki Omar, telah dipenjara selama enam tahun dan berisiko kehilangan nyawanya karena kondisi kesehatannya," ungkap Sonmez.

Saudaranya yang lain, Abdulaziz, telah dipenjara selama tiga tahun dan belum ada kabar tentang kondisinya selama 30 hari.(Baca juga: Turki Hendak Kerahkan Tentara di Azerbaijan, Minta Dukungan Parlemen )

Keduanya disiksa dengan kejam menggunakan berbagai metode penganiayaan.

Setelah memimpin kudeta 2013 yang menggulingkan presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, Mohammad Morsi, al-Sisi saat itu melancarkan tindakan represif yang meluas terhadap perbedaan pendapat di Mesir.

Lebih dari seribu pendukung Morsi tewas dalam Pembantaian Rabaa pada 2013 dan ribuan lebih anggota kelompok itu telah ditahan setelah Ikhwanul Muslimin dilarang dan dianggap sebagai organisasi teror.

Otoritas Mesir secara teratur menggerebek dan membunuh tersangka yang mereka katakan adalah bagian dari afiliasi bersenjata.(Baca juga: Erdogan Tawarkan Solusi Dua Negara Terpisah untuk Siprus )

Rezim al-Sisi juga telah dituduh melakukan pembunuhan di luar hukum terhadap ratusan orang dalam "baku tembak" semacam itu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved