AS-India Gelar Latihan Gabungan di Tengah Ketegangan dengan China

Rabu, 18 November 2020 - 19:56 WIB
loading...
AS-India Gelar Latihan...
India dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan melakukan latihan gabungan di Samudera Hindia, di tengah ketegangan dengan China. Foto/Ist
A A A
NEW DELHI - India dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan melakukan latihan gabungan di Samudera Hindia, di tengah ketegangan dengan China. Selain India dan AS, Australia dan Jepang juga terlibat dalam latihan tersebut.

Untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, Australia telah bergabung dengan AS dan Jepang dalam latihan tahunan yang digelar India, yang diberi nama Exercise Malabar 2020. Keputusan untuk memasukkan Australia datang pada saat India dan China terlibat dalam ketegangan perbatasan terburuk mereka dalam empat dekade terakhir.

Exercise Malabar, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (18/11/2020), dimulai sebagai latihan Angkatan Laut tahunan antara India dan AS pada tahun 1992. Jepang bergabung pada tahun 2015 dan Australia tidak pernah berpartisipasi sejak tahun 2007.

AS-India Gelar Latihan Gabungan di Tengah Ketegangan dengan China


Latihan oleh empat negara, yang juga membentuk Dialog Keamanan Segi Empat, atau QUAD, akan berpusat di sekitar kapal induk Vikramaditya milik Angkatan Laut India dan USS Nimitz milik Angkatan Laut AS. ( Baca juga: Dua Bomber B-1B AS Tembus Zona Pertahanan Udara China )

Kedua kapal induk, bersama dengan kapal lain, kapal selam dan pesawat dari Angkatan Laut keempat negara, akan terlibat dalam operasi berintensitas tinggi yang mencakup operasi terbang lintas dek dan latihan pertahanan udara lanjutan oleh MIG-29K dari Vikramaditya dan F-18 dan E2C Hawkeyes dari Nimitz.

"Latihan peperangan permukaan dan anti-kapal selam yang canggih, evolusi pelayaran dan penembakan senjata juga akan dilakukan untuk lebih meningkatkan interoperabilitas dan sinergi antara empat angkatan laut sahabat," kata Angkatan Laut India. ( Baca juga: Joss, Indonesia Bikin Amerika dan China Tak Berkutik )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Berita Terkini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved