Alaska Airlines Tabrak Mati Beruang Coklat di Bandara Yakutat

Selasa, 17 November 2020 - 11:29 WIB
loading...
A A A
Petugas informasi publik untuk Departemen Transportasi dan Fasilitas Umum Alaska, Sam Dapcevich, mengatakan setelah diberi tahu tentang insiden tersebut, kru pemeliharaan dan operasi bandara memindahkan bangkai beruang dan membawanya ke gudang penyimpanan.

Pihak Departemen Ikan dan Permainan Alaska telah dihubungi untuk mengatur pembuangan bangkai beruang dengan benar.

"Hal seperti ini jarang terjadi," kata Dapcevich kepada CNN. "Saya telah berada di Alaska sepanjang hidup saya dan kami telah mengalami serangan pesawat dari burung dan hewan lainnya...tapi ini adalah contoh beruang pertama yang pernah saya dengar."

Kawasan bandara sebagian berpagar. Menurut Dapcevich, awak operasi bandara dilatih oleh Departemen Pertanian AS untuk menggunakan kembang api dan kendaraan untuk mencegah hewan mendekati landasan pacu dan mengganggu operasi pesawat.

Kru sebelumnya telah melihat dua beruang di daerah tersebut dan percaya bahwa mereka adalah beruang betina dan seekor anak beruang. Pada hari kejadian, kata Dapcevich, kru tidak melihat satupun satwa liar selama operasi pembuangan salju.

Fotografer dan ahli biologi lokal Robert Johnson mengatakan dia terkejut dengan kejadian itu. Dia keluar untuk mengabadikan pemandangan setelah berbicara dengan tetangganya yang merupakan penumpang dalam penerbangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved