Akui Kekalahan, Trump Akan Tempuh Jalur Hukum untuk Adukan Kecurangan
Selasa, 17 November 2020 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Jaksa Agung William Bar mendesak jaksa federal untuk menyelidiki tuduhan yang dilayangkan Trump terkait kemungkinan adanya kecurangan. Namun, dia meminta mereka untuk tidak mengejar klaim yang terlalu jauh. Trump mengaku akan terus berjuang dan mengambil seluruh opsi.
Dengan meningkatnya wabah virus corona Covid-19, masyarakat AS menempatkan isu pandemi dan ekonomi di puncak pertimbangan dalam pemilihan presiden periode 2021-2025. Mereka telah menentukan pilihan berdasarkan sikap kedua kandidat dalam menyikapi isu tersebut. (Baca juga: Permintaan Pembiayaan dari Korporasi Meingkat)
Masyarakat AS menilai krisis kesehatan merupakan isu nasional yang perlu segera diselesaikan karena dampaknya luas. Berdasarkan VoteCast, mayoritas masyarakat AS, terutama pencoblos, menjadikan isu Covid-19 sebagai isu utama. Hanya sedikit dari mereka yang berbicara tentang rasisme, imigrasi, dan lingkungan.
Setelah delapan bulan berlalu, masyarakat mengaku kecewa dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Sebagian dari mereka mengaku terdampak virus mematikan itu, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Sedikitnya enam dari 10 partisipan menilai pemerintah bergerak ke arah salah.
“Kepemimpinan Trump sangat menentukan loyalitas pendukungnya dan masyarakat AS pada umumnya. Hampir 2/3 pencoblos mengaku suara mereka terkait Trump, terlepas mendukungya atau menentangnya,” ungkap VoteCast. Survey ini dilakukan NORC dari University of Chicago dalam skala nasional.
Sekitar 3 dari 10 partisipan juga menilai ekonomi dan lapangan pekerjaan merupakan isu paling utama setelah Covid-19. Sebagian dari mereka mendukung program kebijakan Trump yang memprioritaskan ekonomi. Namun, sebagian lain mendukung program yang dijanjikan Biden yang fokus pada kesehatan masyarakat. (Lihat videonya: Arab Saudi Tutup Kembali izin Umrah untuk Jamaah Indonesia)
Sebelumnya, Biden berharap dapat membalikkan seluruh program Trump selama kampanye terakhir di Iowa. Ahli strategi Republik, Janelle King, menilai upaya yang dilakukan Trump sudah maksimal dan seimbang. Trump bahkan disebut sangat cepat menanggapi isu wabahnya Covid-19 dengan menutup perbatasan.
Bagaimanapun, masyarakat tidak puas. Mereka menyatakan pemerintah seharusnya memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19, sekalipun merusak ekonomi. Sebagian dari pencoblos juga mengatakan Covid-19 di AS tidak semuanya terkendali. (Muh Shamil)
Dengan meningkatnya wabah virus corona Covid-19, masyarakat AS menempatkan isu pandemi dan ekonomi di puncak pertimbangan dalam pemilihan presiden periode 2021-2025. Mereka telah menentukan pilihan berdasarkan sikap kedua kandidat dalam menyikapi isu tersebut. (Baca juga: Permintaan Pembiayaan dari Korporasi Meingkat)
Masyarakat AS menilai krisis kesehatan merupakan isu nasional yang perlu segera diselesaikan karena dampaknya luas. Berdasarkan VoteCast, mayoritas masyarakat AS, terutama pencoblos, menjadikan isu Covid-19 sebagai isu utama. Hanya sedikit dari mereka yang berbicara tentang rasisme, imigrasi, dan lingkungan.
Setelah delapan bulan berlalu, masyarakat mengaku kecewa dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Sebagian dari mereka mengaku terdampak virus mematikan itu, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Sedikitnya enam dari 10 partisipan menilai pemerintah bergerak ke arah salah.
“Kepemimpinan Trump sangat menentukan loyalitas pendukungnya dan masyarakat AS pada umumnya. Hampir 2/3 pencoblos mengaku suara mereka terkait Trump, terlepas mendukungya atau menentangnya,” ungkap VoteCast. Survey ini dilakukan NORC dari University of Chicago dalam skala nasional.
Sekitar 3 dari 10 partisipan juga menilai ekonomi dan lapangan pekerjaan merupakan isu paling utama setelah Covid-19. Sebagian dari mereka mendukung program kebijakan Trump yang memprioritaskan ekonomi. Namun, sebagian lain mendukung program yang dijanjikan Biden yang fokus pada kesehatan masyarakat. (Lihat videonya: Arab Saudi Tutup Kembali izin Umrah untuk Jamaah Indonesia)
Sebelumnya, Biden berharap dapat membalikkan seluruh program Trump selama kampanye terakhir di Iowa. Ahli strategi Republik, Janelle King, menilai upaya yang dilakukan Trump sudah maksimal dan seimbang. Trump bahkan disebut sangat cepat menanggapi isu wabahnya Covid-19 dengan menutup perbatasan.
Bagaimanapun, masyarakat tidak puas. Mereka menyatakan pemerintah seharusnya memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19, sekalipun merusak ekonomi. Sebagian dari pencoblos juga mengatakan Covid-19 di AS tidak semuanya terkendali. (Muh Shamil)
(ysw)
Lihat Juga :