Biden Beri Jaminan Bagi Aliansi AS
Jum'at, 13 November 2020 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Banyak pemimpin dunia lain termasuk Inggris, Prancis dan Jerman juga telah mengucapkan selamat kepada Biden. China dan Rusia masih menahan diri untuk mengucapkan selamat bagi Biden.
Saat berbicara kepada Moon, Biden juga menegaskan komitmennya untuk membela Korsel. “Biden menegaskan Korsel mengenai kerja sama keamanan dan kesejahteraan kawasan Indo-Pasifik,” kata juru bicara Moon, Kang Min-seok. Kang mengungkapkan, Presiden moon meminta kerja sama lebih serta untuk pembangunan aliansi dan denuklirasi serta perdamaian di semenanjung Korea.
Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un berjanji untuk mewujudkan denuklirisasi pada pertemuan pada 2018 silam. Tapi, tidak ada kemajuan pada pertemuan selanjutnya dan perundingan kerja yang tidak berlanjut. Biden sendiri sebelumnya menegaskan tidak akan bertemu dengan Jong-un tanpa adanya syarat. Para pejabat Korsel berharap Biden akan menyelesaikan ketegangan pembayaran miliaran dolar terkait biaya penempatan ribuan tentara AS. (Baca juga: Kenali Ciri-ciri Rumah Tangga Diganggu Setan Dasim)
Morrison, PM Australia, berbicara kepada Biden mengenai teknologi pengurangan emisi, namun tidak mendiskusikan target nol emisi pada 2050. “Saya memiliki kesamaan pandangan dengan presiden terpilih Biden tentang teknologi pengurangan emisi yang bisa dicapai,” kata Morrison di Canberra.
Sementara itu, Biden menunjuk penasehat politiknya, Ron Klain, sebagai kepala staf Gedung Putih. Itu merupakan penunjukan pertamanya. Klain, 59, pernah menjabat sebagai kepala staf saat Biden menjadi wakil presiden di bawah kepemimpinan Presiden Barack Obama. Klain memiliki pengalaman menghadapi krisis kesehatan publik saat pandemi Ebola pada 2014 yang mewabah di Afrika. Dia juga dikenal kritikus utama penanganan pandemi korona selama pemerintahan Trump.
Saat berbicara kepada Moon, Biden juga menegaskan komitmennya untuk membela Korsel. “Biden menegaskan Korsel mengenai kerja sama keamanan dan kesejahteraan kawasan Indo-Pasifik,” kata juru bicara Moon, Kang Min-seok. Kang mengungkapkan, Presiden moon meminta kerja sama lebih serta untuk pembangunan aliansi dan denuklirasi serta perdamaian di semenanjung Korea.
Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un berjanji untuk mewujudkan denuklirisasi pada pertemuan pada 2018 silam. Tapi, tidak ada kemajuan pada pertemuan selanjutnya dan perundingan kerja yang tidak berlanjut. Biden sendiri sebelumnya menegaskan tidak akan bertemu dengan Jong-un tanpa adanya syarat. Para pejabat Korsel berharap Biden akan menyelesaikan ketegangan pembayaran miliaran dolar terkait biaya penempatan ribuan tentara AS. (Baca juga: Kenali Ciri-ciri Rumah Tangga Diganggu Setan Dasim)
Morrison, PM Australia, berbicara kepada Biden mengenai teknologi pengurangan emisi, namun tidak mendiskusikan target nol emisi pada 2050. “Saya memiliki kesamaan pandangan dengan presiden terpilih Biden tentang teknologi pengurangan emisi yang bisa dicapai,” kata Morrison di Canberra.
Sementara itu, Biden menunjuk penasehat politiknya, Ron Klain, sebagai kepala staf Gedung Putih. Itu merupakan penunjukan pertamanya. Klain, 59, pernah menjabat sebagai kepala staf saat Biden menjadi wakil presiden di bawah kepemimpinan Presiden Barack Obama. Klain memiliki pengalaman menghadapi krisis kesehatan publik saat pandemi Ebola pada 2014 yang mewabah di Afrika. Dia juga dikenal kritikus utama penanganan pandemi korona selama pemerintahan Trump.
Lihat Juga :