Para Anggota Parlemen Pro-Demokrasi Hong Kong Mengancam Mundur
Kamis, 12 November 2020 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Dominic Raab mengatakan pengusiran keempat anggota parlemen tersebut merupakan serangan terhadap kebebasan Hong Kong seperti diatur dalam Deklarasi Bersama Inggris-China. (Lihat Video: Ledakan Terjadi di Pemakaman Kota Jeddah, 2 Orang Terluka)
"Kampanye untuk melecehkan, melumpuhkan, dan mendiskualifikasi oposisi demokratis ini menodai reputasi internasional China dan merusak stabilitas jangka panjang Hong Kong," ungkap Raab.
Pada konferensi pers di Hong Kong yang dimulai dengan semua anggota parlemen oposisi bergandengan tangan, ketua Partai Demokrat Wuu Chi-Wai berkata, “Kami tidak dapat lagi memberitahu dunia bahwa kami masih memiliki 'satu negara, dua sistem,’ ini mendeklarasikan kematian resminya. ”
Anggota oposisi dari majelis Hong Kong, semua bagian dari pengawal tua yang moderat dari Demokrat, mengatakan bahwa mereka telah mencoba melawan apa yang dilihat banyak orang di Hong Kong sebagai tindakan Beijing merampas kebebasan.
"Misi saya sebagai legislator untuk memperjuangkan demokrasi dan kebebasan tidak dapat dilanjutkan, tetapi saya pasti akan ikut jika orang-orang Hong Kong terus memperjuangkan nilai-nilai inti Hong Kong," ujar salah satu anggota parlemen yang didiskualifikasi, Kwok Ka-Ki, kepada wartawan.
"Kampanye untuk melecehkan, melumpuhkan, dan mendiskualifikasi oposisi demokratis ini menodai reputasi internasional China dan merusak stabilitas jangka panjang Hong Kong," ungkap Raab.
Pada konferensi pers di Hong Kong yang dimulai dengan semua anggota parlemen oposisi bergandengan tangan, ketua Partai Demokrat Wuu Chi-Wai berkata, “Kami tidak dapat lagi memberitahu dunia bahwa kami masih memiliki 'satu negara, dua sistem,’ ini mendeklarasikan kematian resminya. ”
Anggota oposisi dari majelis Hong Kong, semua bagian dari pengawal tua yang moderat dari Demokrat, mengatakan bahwa mereka telah mencoba melawan apa yang dilihat banyak orang di Hong Kong sebagai tindakan Beijing merampas kebebasan.
"Misi saya sebagai legislator untuk memperjuangkan demokrasi dan kebebasan tidak dapat dilanjutkan, tetapi saya pasti akan ikut jika orang-orang Hong Kong terus memperjuangkan nilai-nilai inti Hong Kong," ujar salah satu anggota parlemen yang didiskualifikasi, Kwok Ka-Ki, kepada wartawan.
Lihat Juga :