Brasil Tunda Uji Coba Vaksin Sinovac, RI Jalan Terus

Kamis, 12 November 2020 - 07:02 WIB
loading...
A A A
“Vaksin ini kan memiliki manfaat yang besar untuk memutus mata rantai penularan penyakit menular. Vaksin merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular yang tidak hanya diberikan kepada bayi, melainkan kepada orang dewasa,” jelasnya dalam siaran persnya kemarin. (Baca juga: Ini Daftar Penerima Bintang Mahaputera dan Bintang jasa)

Dia menandaskan, vaksin tidak hanya memberikan kekebalan individu, namun juga dapat menciptakan kekebalan massal atau disebut juga kekebalan kelompok. Tidak hanya melindungi tubuh dari serangan penyakit serius. Pemberian vaksin juga dapat mencegah penyakit yang dapat menimbulkan kematian maupun kecacatan. arif budianto

Relawan Sakit

Lembaga kesehatan Brasil, Anvisa, juga tidak dapat mengonfirmasi atau membantah laporan tersebut. Namun, Anvisa mengakui beberapa sukarelawan mengalami sakit parah pada 29 Oktober lalu, mulai dari nyeri, ruam, hingga sakit kepala. Kepala Anvisa Antonio Barra Torres menegaskan uji coba Sinovac akan kembali dilakukan jika terbukti aman. Tapi, Butantan lagi-lagi berkilah hal itu tidak ada kaitannya dengan Sinovac.

Instituto Butantan, lembaga pusat penelitian obat-obatan Brasil yang menekan kerja sama dengan Sinovac, mengaku terkejut dengan keputusan pemerintah. Direktur Instituto Butantan Dimas Covas mengakui seorang sukarelawan uji coba klinis Sinovac tewas. Namun, kematiannya bukan akibat vaksin tersebut. (Lihat videonya: Fenomena Pohon Pisang Berdaun Putih Gegerkan Warga Kudus)

“Saat ini lebih dari 10.000 sukarelawan telah berpartisipasi dalam uji coba klinis vaksin. Kematian bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja,” ujar Covas, dikutip The Telegraph. “Seorang sukarelawan telah meninggal. Namun, tidak ada kaitannya dengan vaksin sehingga uji coba ini seharusnya tidak ditunda,” imbuhnya.

Juru Bicara (Jubir) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Fadela Chaib memaklumi kewaspadaan masyarakat dan pemerintah dalam proses pengembangan vaksin. Namun, dia berharap tidak ada pihak yang bereaksi secara berlebihan, tapi selalu mendukung perusahaan yang berupaya keras menciptakan vaksin.

Dari pihak perusahaan China, mereka mengaku percaya diri dengan keamanan dan keselamatan vaksin Sinovac . Mereka berharap uji coba klinis dapat kembali dilanjutkan. Pemerintah Brasil berencana mengimpor 120.000 dosis vaksin Sinovac pada 20 November mendatang dan berharap dapat memproduksi 100 juta dosis per tahun. (Arif Budianto/Dita Angga/M Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Brasil Tetapkan 2 Syarat...
Brasil Tetapkan 2 Syarat untuk Gabung Dewan Perdamaian Trump, Apa Saja?
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Brasil 2026
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved