Rusia Mengaku Masih Optimis Soal Pembelian Sukhoi oleh Indonesia
Rabu, 11 November 2020 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Disinggung mengenai kerjasama pertahanan Indonesia dan Rusia, Vorobieva mengatakan kerjasama pertahanan kedua negara terus berkembang ke arah yang lebih baik.
"Kerjasama pertahanan kedua negara berkembang dengan baik dalam berbagai bidang. Kami memiliki rencana, kontak antara Kementerian Pertahanan kedua negara terus terjalin," ungkapnya. ( Baca juga: Abaikan Ancaman AS, Sukhoi Su-35 Rusia Segera Mendarat di Mesir )
Agustus lalu, Vorobieva secara tersirat mengatakan bahwa jika pembelian jet tempur itu gagal, maka itu mungkin berpengaruh pada kerjasama kedua negara. Dia menuturkan, kesepakatan pembelian Su-35 didasarkan pada kepercayaan antara kedua negara. Jika kesepakatan ini akhirnya tidak terlaksana, kepercayaan itu mungkin akan berkurang.
"Jika kesepakatan tidak diselesaikan atau, ditunda, atau tidak dilakukan adalah cara lain, saya tidak akan mengatakan bahwa itu dapat mempengaruhi secara langsung hubungan bisnis, perdagangan, investasi antara kedua negara kita. Tapi, tentu saja kesepakatan semacam ini didasarkan oleh tingkat kepercayaan antara kedua negara. Tapi, saya masih optimis mengenai hal itu," ujarnya.
"Kerjasama pertahanan kedua negara berkembang dengan baik dalam berbagai bidang. Kami memiliki rencana, kontak antara Kementerian Pertahanan kedua negara terus terjalin," ungkapnya. ( Baca juga: Abaikan Ancaman AS, Sukhoi Su-35 Rusia Segera Mendarat di Mesir )
Agustus lalu, Vorobieva secara tersirat mengatakan bahwa jika pembelian jet tempur itu gagal, maka itu mungkin berpengaruh pada kerjasama kedua negara. Dia menuturkan, kesepakatan pembelian Su-35 didasarkan pada kepercayaan antara kedua negara. Jika kesepakatan ini akhirnya tidak terlaksana, kepercayaan itu mungkin akan berkurang.
"Jika kesepakatan tidak diselesaikan atau, ditunda, atau tidak dilakukan adalah cara lain, saya tidak akan mengatakan bahwa itu dapat mempengaruhi secara langsung hubungan bisnis, perdagangan, investasi antara kedua negara kita. Tapi, tentu saja kesepakatan semacam ini didasarkan oleh tingkat kepercayaan antara kedua negara. Tapi, saya masih optimis mengenai hal itu," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :