Donald Trump Tolak Akui Kekalahan, Joe Biden: Memalukan!
Rabu, 11 November 2020 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Sementara banyak pemimpin dunia telah mengakui kemenangan Biden, Presiden Trump dan Partai Republik bersikukuh menolak. Trump terus bersikeras bahwa dialah pemenang pemilu dan berbagai tuntutan hukum yang diajukannya akan mengekspos kecurangan pemilu dan membalikkan arah kemenangan di banyak negara bagian.(Baca juga: Tolak Proses Transisi Kekuasaan, Kubu Trump Mulai Pertarungan Hukum )
Berbagai anggota parlemen Republik juga mendukung tindakan hukum Trump, dengan Senator Mitch McConnell memberikan pidato di Senat pada awal pekan ini di mana ia secara terbuka mengakui tidak ada pemenang dalam pemilu dan mengatakan Trump "dalam haknya" untuk mengambil tindakan hukum.
Senator Republik lainnya macam Lindsay Graham dan Ted Cruz juga menyebut kemenangan Biden dipertanyakan.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahkan memberikan peringatan pada hari Selasa ketika dia mengatakan kepada wartawan akan ada transisi yang mulus ke pemerintahan Trump yang kedua.
Terlepas dari kemunduran dan lawan yang menolak untuk menyerah, Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak melihat perlunya tindakan hukum balasan.
"Saya tidak melihat perlunya tindakan hukum, sejujurnya," katanya.
Berbagai anggota parlemen Republik juga mendukung tindakan hukum Trump, dengan Senator Mitch McConnell memberikan pidato di Senat pada awal pekan ini di mana ia secara terbuka mengakui tidak ada pemenang dalam pemilu dan mengatakan Trump "dalam haknya" untuk mengambil tindakan hukum.
Senator Republik lainnya macam Lindsay Graham dan Ted Cruz juga menyebut kemenangan Biden dipertanyakan.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahkan memberikan peringatan pada hari Selasa ketika dia mengatakan kepada wartawan akan ada transisi yang mulus ke pemerintahan Trump yang kedua.
Terlepas dari kemunduran dan lawan yang menolak untuk menyerah, Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak melihat perlunya tindakan hukum balasan.
"Saya tidak melihat perlunya tindakan hukum, sejujurnya," katanya.
Lihat Juga :