Pernah Pura-pura Mati usai Ditembak, Wartawan Filipina Tewas Ditembak 6 Kali
Selasa, 10 November 2020 - 21:59 WIB
loading...
Virgilio Maganes, wartawan Filipina yang tewas ditembak enam kali oleh pria bersenjata yang mengenderai sepeda motor. Foto/Khaleej Times
A
A
A
MANILA - Seorang wartawan Filipina tewas ditembak enam kali oleh pria bersenjata yang mengenderai sepeda motor di luar rumahnya pada hari Selasa (10/11/2020). Pada 2016, dia selamat dari penembakan dengan berpura-pura mati.
Jurnalis yang dibunuh tersebut adalah Virgilio Maganes, 62. Dia merupakan komentator untuk stasiun radio DWPR di provinsi utara Pangasinan. Pejabat polisi setempat, Christian Alucod, kepada AFP, mengatakan korban tewas seketika setelah ditembak enam kali oleh pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor.
Persatuan Jurnalis Nasional Filipina (NUJP) mengutuk pembunuhan tersebut, yang dinyatakan sebagai pembunuhan ke-18 sejak Presiden Rodrigo Duterte mengambil alih kekuasaan pada 2016. (Baca: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )
"Kematiannya merupakan dakwaan atas bualan kosong pemerintah bahwa kebebasan pers masih hidup dan sehat di negara ini," kata NUJP.
Polisi mengatakan motif pembunuhan itu tidak jelas. NUJP mengatakan Maganes selamat dari penembakan tahun 2016 dengan "berpura-pura mati" setelah ditembak.
Jurnalis yang dibunuh tersebut adalah Virgilio Maganes, 62. Dia merupakan komentator untuk stasiun radio DWPR di provinsi utara Pangasinan. Pejabat polisi setempat, Christian Alucod, kepada AFP, mengatakan korban tewas seketika setelah ditembak enam kali oleh pria bersenjata yang mengendarai sepeda motor.
Persatuan Jurnalis Nasional Filipina (NUJP) mengutuk pembunuhan tersebut, yang dinyatakan sebagai pembunuhan ke-18 sejak Presiden Rodrigo Duterte mengambil alih kekuasaan pada 2016. (Baca: Biden Presiden Terpilih AS: Raja Salman, Putin hingga Erdogan Bungkam )
"Kematiannya merupakan dakwaan atas bualan kosong pemerintah bahwa kebebasan pers masih hidup dan sehat di negara ini," kata NUJP.
Polisi mengatakan motif pembunuhan itu tidak jelas. NUJP mengatakan Maganes selamat dari penembakan tahun 2016 dengan "berpura-pura mati" setelah ditembak.
Lihat Juga :