Joe Biden Menang, Angin Segar buat Aliansi AS-Korsel

Selasa, 10 November 2020 - 14:34 WIB
loading...
A A A
"Kami akan tahu lebih banyak ketika kami benar-benar duduk dengan tim mereka setelah pemerintahan baru menunjuk negosiator baru atau menunjuk kembali petahana, tetapi setidaknya ada lebih banyak prediktabilitas sekarang dan Gedung Putih era Biden tidak akan memveto kesepakatan yang hampir selesai pada menit akhir, "pejabat itu menambahkan seperti dikutip dari Reuters, Selasa (10/11/2020).

Pada bulan April, Reuters melaporkan Trump telah menolak proposal 13% itu, yang mungkin dianggap sebagai tawaran terbaik Seoul menjelang pemilihan parlemen.

Para ahli mengatakan kebuntuan telah membebani aliansi kedua negara dengan cara yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya. Itu terjadi ketika Korea Utara (Korut) mendorong maju program senjatanya, termasuk senjata canggih yang dirancang untuk menargetkan Korsel, serta rudal jarak jauh berkemampuan nuklir yang sekarang dapat membuat seluruh AS berada dalam jangkauan.(Baca juga: Dunia Berharap Besar kepada Biden )

Pada awal 2019, Korsel dan AS dipaksa untuk menandatangani SMA yang mencakup hanya satu tahun, bukan lima tahun seperti biasanya di tengah ketidaksepakatan yang sedang berlangsung. Tapi kesepakatan jangka pendek itu, di mana Korsel setuju untuk membayar 8,2% lebih, atau sekitar USD920 juta per tahun, berakhir awal tahun ini tanpa kesepakatan baru.

Salah satu hasil paling nyata dari kegagalan dalam perundingan tersebut adalah sekitar 4.000 pekerja Korsel di pangkalan AS dicuti sebagai akibat dari kegagalan mencapai kesepakatan pada tenggat waktu 1 April.

Akhirnya para pekerja tersebut dapat kembali bekerja di bawah perjanjian stop-gap, tetapi kebuntuan yang sedang berlangsung menyebabkan Pasukan AS Korea memperingatkan pada bulan Oktober bahwa para pekerja tersebut dapat sekali lagi ditempatkan pada cuti tidak dibayar awal tahun depan jika tidak ada kesepakatan yang dibuat.

Seorang diplomat Barat, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas aliansi AS-Korsel, mengatakan perselisihan itu hampir selalu membayangi banyak diskusi kedua negara tentang masalah lain termasuk Korut dan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved