Merasa Dicurangi, Tim Trump Ajukan Tuntutan Hukum di Georgia dan Michigan

Kamis, 05 November 2020 - 15:27 WIB
loading...
Merasa Dicurangi, Tim...
Tim kampanye Donald Trump mengatakan mereka telah mengajukan tuntutan hukum untuk menghentikan penghitungan suara di Michigan dan Georgia, Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Tim kampanye Donald Trump mengatakan mereka telah mengajukan tuntutan hukum untuk menghentikan penghitungan suara di Michigan dan Georgia, Amerika Serikat (AS) . Selain itu, tim Trump juga telah mengambil tindakan hukum untuk mengubah batas waktu penerimaan surat suara di Pennsylvania.

"Karena suara di Michigan terus dihitung, pemilihan presiden di negara bagian itu tetap sangat ketat seperti yang selalu kami tahu," kata Bill Stepien, manajer kampanye Trump dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa tim kampanye Trump belum diberikan akses ke lokasi penghitungan untuk mengamati proses penghitungan, yang dijamin oleh hukum Michigan. ( Baca juga: Pendukung Trump Serbu Vote Centre Michigan: Stop Penghitungan! )

"Kami telah mengajukan gugatan hari ini di Pengadilan Michigan untuk menghentikan penghitungan sampai akses yang berarti telah diberikan," ungkap pernyataan itu, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (5/11/2020).

Merasa Dicurangi, Tim Trump Ajukan Tuntutan Hukum di Georgia dan Michigan


"Kami juga menuntut untuk meninjau surat suara yang dibuka dan dihitung sementara. Kami tidak memiliki akses yang berarti Trump berkomitmen untuk memastikan bahwa semua suara sah dihitung di Michigan dan di mana pun," sambungnya.

Dalam pernyataann terpisah, tim kampanye Trump mengatakan telah mengambil tindakan hukum atas apa yang digambarkannya sebagai perpanjangan tidak sah dari batas waktu penerimaan surat suara kepada Mahkamah Agung Pennsylvania. ( Baca juga: Joe Biden Lebih Dialogis, Tensi Ketegangan di LCS Diharapkan Menurun )

Mereka menuding otoritas pemilihan umum setempat mencoba menyembunyikan penghitungan dan pemrosesan surat suara dan menyebut Partai Demokrat di Pennsylvania mencoba melanggar Help America Vote Act. Tudingan ini muncul karena Gubernur Pennsylvania berasal dari Partai Demokrat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved