Trump Klaim Menangi Pilpres, Jerman Ketar Ketir

Kamis, 05 November 2020 - 02:50 WIB
loading...
A A A
“Kami memiliki kepercayaan penuh pada sistem pengawasan dan keseimbangan AS untuk menghasilkan hasil yang demokratis,” kata salah satu juru bicaranya.

Seorang pejabat tinggi Uni Eropa secara implisit menolak klaim kemenangan Trump.

"Rakyat Amerika telah berbicara," tulis Perwakilan Tinggi Uni Eropa Josep Borrell.

“Sementara kami menunggu hasil pemilu, UE tetap siap untuk terus membangun kemitraan transatlantik yang kuat, berdasarkan nilai dan sejarah bersama kami,” ujarnya.

Trump mengklaim bahwa dia "telah menang" pada Rabu dini hari waktu AS, meskipun sebagian besar pengamat politik setuju bahwa hasil pemilihan di negara-negara bagian utama seperti Pennsylvania masih belum diketahui karena tingginya jumlah surat suara yang tidak hadir yang tetap tidak dihitung. Kecaman presiden terhadap proses tersebut sejalan dengan ketakutan bahwa kampanye 2020 dapat mencapai kesimpulan yang panjang dan sengit yang meninggalkan ketidakpastian tentang integritas pemilu.(Baca juga: Trump Klaim Menangi Pemilu AS )

"Saya mendesak para pemilih dan semua orang di seluruh dunia yang menunggu hasil untuk bersabar," kata Senator Maryland Ben Cardin, seorang politisi senior Demokrat di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS.

“Biarlah setiap suara dihitung, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh negara bagian masing-masing. Belum ada yang memenangkan pemilihan presiden ini," ucapnya.

Trump mengaku sebagai korban "penipuan" dalam sambutannya pada malam pemilihan umum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
Kehebatan Rudal Balistik...
Kehebatan Rudal Balistik DF-31 China yang Bikin AS Ketar-ketir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved