Telepon Misterius 'Teror' Warga AS di Hari Pemilihan
Rabu, 04 November 2020 - 01:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam komentarnya kepada wartawan, Krebs mengingatkan para pemilih terkait kemungkinan adanya masalah teknis tidak terduga dan meminta mereka untuk menghindari rumor dan informasi yang belum diverifikasi.
“Ingat, terkadang teknologi gagal dan rusak,” katanya.(Baca juga: Antrean Pemilih Mulai Penuhi TPS-TPS di Penjuru Amerika Serikat )
Dia dan Wolf meminta warga AS untuk bersabar menunggu hasil pilpres yang dapat memakan waktu berhari-hari untuk menjadi fokus. Hal ini mengingat gangguan terkait dengan pandemi Covid-19 dan banjir voting melalui surat.
“Penting untuk menyadari bahwa proses ini mungkin membutuhkan waktu,” kata Wolf.
Meski begitu, ada tanda-tanda ancaman yang lebih tradisional dalam bentuk kerusakan mesin dan robocall (panggilan telepon otomatis).
Pihak berwenang dan pejabat partai di negara bagian swing termasuk Iowa, Pennsylvania, Michigan dan Florida melaporkan lonjakan panggilan telepon otomatis yang memperingatkan pemilih untuk tidak pergi ke tempat pemungutan suara karena berbagai alasan palsu.
"Mendapatkan laporan tentang beberapa robocall yang terjadi pada penduduk Flint yang, karena antrean panjang, mereka harus memilih besok," kata Jaksa Agung Michigan, Dana Nessel, di Twitter.
“Ingat, terkadang teknologi gagal dan rusak,” katanya.(Baca juga: Antrean Pemilih Mulai Penuhi TPS-TPS di Penjuru Amerika Serikat )
Dia dan Wolf meminta warga AS untuk bersabar menunggu hasil pilpres yang dapat memakan waktu berhari-hari untuk menjadi fokus. Hal ini mengingat gangguan terkait dengan pandemi Covid-19 dan banjir voting melalui surat.
“Penting untuk menyadari bahwa proses ini mungkin membutuhkan waktu,” kata Wolf.
Meski begitu, ada tanda-tanda ancaman yang lebih tradisional dalam bentuk kerusakan mesin dan robocall (panggilan telepon otomatis).
Pihak berwenang dan pejabat partai di negara bagian swing termasuk Iowa, Pennsylvania, Michigan dan Florida melaporkan lonjakan panggilan telepon otomatis yang memperingatkan pemilih untuk tidak pergi ke tempat pemungutan suara karena berbagai alasan palsu.
"Mendapatkan laporan tentang beberapa robocall yang terjadi pada penduduk Flint yang, karena antrean panjang, mereka harus memilih besok," kata Jaksa Agung Michigan, Dana Nessel, di Twitter.
Lihat Juga :