Telepon Misterius 'Teror' Warga AS di Hari Pemilihan

Rabu, 04 November 2020 - 01:30 WIB
loading...
Telepon Misterius Teror...
Warga AS mendapatkan telepon misterius yang meminta mereka untuk tidak datang ke TPS di hari pemilihan. Foto/Global News
A A A
WASHINGTON - Para pemilih di beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS) menerima panggilan telepon otomatis (robocall)misterius yang mendesak mereka untuk tinggal di rumah pada Hari Pemilihan . Hal itu diungkapkan pejabat pemerintah dan partai.

Tapi tengah hari waktu wilayah Timur AS - dengan lebih dari setengah jumlah surat suara Amerika yang diharapkan sudah diberikan - ada sedikit tanda gangguan digital yang telah lama ditakuti oleh mereka yang dituntut menjaga keamanan pemungutan suara.

"Kami belum keluar dari masalah," kata Christopher Krebs, pejabat senior Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang telah menjadi salah satu juru bicara pemerintah terkemuka dalam keamanan pemilu. (Baca juga: Warga AS Sambut Hari Pemilu dengan Masker dan Toko-toko Ditutup Papan )

"Hari ini dalam arti tertentu adalah paruh waktu. Mungkin ada acara atau aktivitas atau upaya lain untuk mengganggu atau merusak kepercayaan dalam pemilu," ujarnya pada konferensi pers Selasa pagi waktu setempat seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/11/2020).

Kekhawatiran bahwa kekuatan asing mungkin berusaha untuk campur tangan dalam pemungutan suara tahun 2020 telah beredar sejak pemilihan sebelumnya pada tahun 2016. Ketika itu peretas Rusia merilis puluhan ribu email secara online untuk mempengaruhi pemungutan suara ke arah jagoan Partai Republik Donald Trump dan menjauhi dari sang penantang dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Tetapi kekhawatiran itu tampaknya tidak terwujud karena lebih dari 99 juta warga Amerika telah memberikan suara dalam gelombang pemungutan suara awal yang belum pernah terjadi sebelumnya - jauh menuju 160 juta yang diharapkan oleh para ahli.

"Kami tidak memiliki indikasi bahwa aktor asing telah berhasil mengkompromikan atau memanipulasi suara apa pun dalam pemilihan ini," ucap penjabat sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, Chad Wolf, bersama Krebs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved