Orang Ketiga Telah Ditahan di Prancis Terkait Serangan di Gereja Nice

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 18:01 WIB
loading...
Orang Ketiga Telah Ditahan...
Cap: Lilin dinyalakan di lokasi serangan di gereja di Nice, Prancis. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Orang ketiga telah ditahan di Prancis terkait serangan pisau yang menewaskan tiga orang di Nice pada Kamis.

“Penahanan itu dilakukan pada Jumat (30/10),” ungkap sumber kepolisian Prancis , dilansir Reuters.

Seorang pelaku memenggal kepala satu wanita dan membunuh dua orang lainnya di satu gereja di kota Nice pada Kamis. Ini menjadi serangan pisau mematikan kedua dalam dua pekan di Prancis.



Seorang pria ditembak oleh polisi dan kondisinya saat ini kritis di rumah sakit. (Baca Juga: Prancis: Perang Melawan Ideologi Islam Berarti Lebih Banyak Serangan)

“Pria tersangka pelaku serangan Nice adalah kelahiran Tunisia pada 1999 yang tiba di Eropa pada 20 September di Lampedusa, pulau Italia di lepas pantai Tunisia,” ungkap kepala kejaksaan anti-terorisme Prancis. (Lihat Infografis: Selain Ditabrak Mobil, Berikut Beberapa Kejadian berbahaya di Masjidil Haram)

“Pada Kamis malam, seorang pria umur 47 tahun ditahan atas kecurigaan memiliki kontak dengan pelaku penyerangan,” papar sumber pengadilan. (Lihat Video: Penabrak Masjidil Haram Dalam Kondisi Tidak Normal)

“Pada Jumat, pria berumur 35 tahun yang merupakan warga Nice dan diduga bertemu dengan pelaku pada hari sebelum serangan terjadi, telah dibawa ke tahanan,” ujar sumber pengadilan.

Kepolisian menambahkan, “Penahanan ketiga dilakukan segera setelah itu.”

Prancis menerapkan siaga keamanan tingkat tertinggi setelah serangan yang menewaskan seorang guru di satu sekolah. Guru itu dipenggal oleh seorang pelaku karena menampilkan kartun yang menghina Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi.

Pemerintah Prancis membela tindakan guru tersebut hingga memicu kecaman dunia Muslim. Warga Muslim di berbagai negara mayoritas Islam segera meluncurkan boikot produk Prancis.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved