Korban Tewas Gempa Turki-Yunani 27 Orang, 800 Lebih Lainnya Terluka
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
Air melonjak ke distrik Seferihisar di selatan Izmir, kota yang dihuni sekitar 4,5 juta orang dan paling parah dilanda gempa bumi.
![Korban Tewas Gempa Turki-Yunani 27 Orang, 800 Lebih Lainnya Terluka]()
Di Izmir, saksi mata mengatakan orang-orang turun ke jalan dengan panik setelah gempa. Wali kota setempat mengatakan hampir 20 bangunan telah runtuh. (Baca juga: Gempa Kuat Guncang Laut Aegean, Getarkan Turki dan Yunani )
Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan 38 ambulans, dua helikopter, dan 35 tim penyelamat medis terlibat dalam operasi penyelamatan.
Rekaman video dari Izmir menunjukkan bangunan-bangunan rata dengan tanah dan orang-orang yang selamat ditarik dari puing-puing oleh petugas darurat.
Pihak Gubernur Izmir mengatakan 70 orang telah diselamatkan dari reruntuhan bangunan.
Mahasiswa setempat, Ilke Cide, mengatakan dia pergi ke pedalaman setelah air laut naik setelah gempa. "Saya sangat terbiasa dengan gempa ... jadi saya tidak menganggapnya serius pada awalnya," katanya. "Tapi kali ini benar-benar menakutkan," ujarnya seperti dikutip Sky News, Sabtu (31/10/2020).

Di Izmir, saksi mata mengatakan orang-orang turun ke jalan dengan panik setelah gempa. Wali kota setempat mengatakan hampir 20 bangunan telah runtuh. (Baca juga: Gempa Kuat Guncang Laut Aegean, Getarkan Turki dan Yunani )
Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan 38 ambulans, dua helikopter, dan 35 tim penyelamat medis terlibat dalam operasi penyelamatan.
Rekaman video dari Izmir menunjukkan bangunan-bangunan rata dengan tanah dan orang-orang yang selamat ditarik dari puing-puing oleh petugas darurat.
Pihak Gubernur Izmir mengatakan 70 orang telah diselamatkan dari reruntuhan bangunan.
Mahasiswa setempat, Ilke Cide, mengatakan dia pergi ke pedalaman setelah air laut naik setelah gempa. "Saya sangat terbiasa dengan gempa ... jadi saya tidak menganggapnya serius pada awalnya," katanya. "Tapi kali ini benar-benar menakutkan," ujarnya seperti dikutip Sky News, Sabtu (31/10/2020).
Lihat Juga :