Pilpres Amerika Serikat, Biden Lebih Difavoritkan Dunia
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Ketika Trump disebut sebagai “boneka (Presiden Rusia Vladimir) Putin” karena terlalu lunak terhadap Moskow, Biden justru menunjukkan sinyal kalau dia akan bertindak tegas terhadap Rusia. “Faktanya adalah saya akan berhadapan langsung dengan Putin. Kita tidak akan mengikuti apa yang sudah dilakukan Trump. Dia (Trump) adalah bonekanya Putin,” ujarnya.
Namun, China sendiri tidak bisa mendukung salah satu capres karena semuanya tetap menganggap Beijing sebagai musuh AS. Ketika Trump dianggap tidak bisa diprediksi dalam kebijakannya terhadap China, demikian juga dengan Biden yang juga tetap akan keras terhadap Beijing. (Baca juga: SMA Double Track, Terobosan Jatim untuk Tekan Pengangguran)
Bagaimana dengan negara Asia lainnya? Misalnya Singapura pasti lebih memfavoritkan Biden. Dalam jajak pendapat YouGove menunjukkan 66% penduduk Singapura mendukung Biden, dan hanya 12% memberikan dukungan bagi Trump yang dianggap melakukan kebijakan yang mengerikan.
Bukan hanya di Singapura, Biden juga difavoritkan di Indonesia, Malaysia dan Australia. Dua pertiga responden di tiga negara tersebut memberikan dukungan bagi Biden dibandingkan Trump. Khusus di Indonesia, sebanyak 63% responden lebih suka dengan Biden, dan hanya 12% tertarik dengan Trump. Di Malaysia, 62% responden mendukung Biden, dan hanya 9% suka dengan Trump.
Bagaimana dengan Eropa? Sebagian besar penduduk Eropa lebih memberikan dukungan kepada Biden. Seperti di Jerman, 62% responden memberikan dukungan kepada Biden, dan hanya 10% untuk Trump. Dalam survei yang dilaksanakan Ipsos, di Prancis dan Italia juga sama. 50% responden Prancis dan 49% di Italia memberikan dukungan bagi Biden.
Dukungan bagi Biden juga kuat di Yunani, Irlandia, Finlandia, Belgia, Polandia, Swedia dan Hungaria. Di Belanda, survei yang dilaksanakan Kiekompas menunjukkan 65,5% memberikan dukungan bagi Biden dan hanya 16,5% mendukung Trump. (Baca juga: Jangan Skip Buah Walau Sedang Berlibur)
Ekonomi Bdo Bipe Advisory, Anne Sophie Alsif, mengatakan kepada Euronews, bahwa jika Biden terpilih, maka itu akan menjadi berita baik dibandingkan Trump. Itu dikarenakan selama empat tahun, para diplomat Uni Eropa sangat sulit berkerja sama dengan Trump. Banyak perbedaan sikap geopolitik dengan pemerintahan Trump.
"Biden tidak akan mengabaikan pengumuman praktis seperti strategi populis yang dilakukan Trump," kata Alsif. Biden disebut akan melakukan pendekatan multikulturalisme dibandingkan Trump yang cenderung nasionalis.
Namun, China sendiri tidak bisa mendukung salah satu capres karena semuanya tetap menganggap Beijing sebagai musuh AS. Ketika Trump dianggap tidak bisa diprediksi dalam kebijakannya terhadap China, demikian juga dengan Biden yang juga tetap akan keras terhadap Beijing. (Baca juga: SMA Double Track, Terobosan Jatim untuk Tekan Pengangguran)
Bagaimana dengan negara Asia lainnya? Misalnya Singapura pasti lebih memfavoritkan Biden. Dalam jajak pendapat YouGove menunjukkan 66% penduduk Singapura mendukung Biden, dan hanya 12% memberikan dukungan bagi Trump yang dianggap melakukan kebijakan yang mengerikan.
Bukan hanya di Singapura, Biden juga difavoritkan di Indonesia, Malaysia dan Australia. Dua pertiga responden di tiga negara tersebut memberikan dukungan bagi Biden dibandingkan Trump. Khusus di Indonesia, sebanyak 63% responden lebih suka dengan Biden, dan hanya 12% tertarik dengan Trump. Di Malaysia, 62% responden mendukung Biden, dan hanya 9% suka dengan Trump.
Bagaimana dengan Eropa? Sebagian besar penduduk Eropa lebih memberikan dukungan kepada Biden. Seperti di Jerman, 62% responden memberikan dukungan kepada Biden, dan hanya 10% untuk Trump. Dalam survei yang dilaksanakan Ipsos, di Prancis dan Italia juga sama. 50% responden Prancis dan 49% di Italia memberikan dukungan bagi Biden.
Dukungan bagi Biden juga kuat di Yunani, Irlandia, Finlandia, Belgia, Polandia, Swedia dan Hungaria. Di Belanda, survei yang dilaksanakan Kiekompas menunjukkan 65,5% memberikan dukungan bagi Biden dan hanya 16,5% mendukung Trump. (Baca juga: Jangan Skip Buah Walau Sedang Berlibur)
Ekonomi Bdo Bipe Advisory, Anne Sophie Alsif, mengatakan kepada Euronews, bahwa jika Biden terpilih, maka itu akan menjadi berita baik dibandingkan Trump. Itu dikarenakan selama empat tahun, para diplomat Uni Eropa sangat sulit berkerja sama dengan Trump. Banyak perbedaan sikap geopolitik dengan pemerintahan Trump.
"Biden tidak akan mengabaikan pengumuman praktis seperti strategi populis yang dilakukan Trump," kata Alsif. Biden disebut akan melakukan pendekatan multikulturalisme dibandingkan Trump yang cenderung nasionalis.
Lihat Juga :