Sadisnya Pasukan Khusus Australia di Afghanistan: Tembak Kepala, Gorok Leher Warga

Kamis, 29 Oktober 2020 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Menurut The Age, yang dilansir Kamis (29/10/2020), laporan investigasi teraasebut ditugaskan oleh Panglima Angkatan Darat Angus Campbell pada tahun 2016, dan laporan Inspektur Jenderal yang akan datang tentang kejahatan perang oleh hakim senior Paul Brereton telah mengonfirmasi banyak dari temuannya.

Disusun oleh konsultan pertahanan Samantha Crompvoets, laporan tersebut didasarkan pada wawancara dengan tentara dan pelapor, yang memberi tahu Cormpvoets beberapa kisah grizzly tentang "persaingan membunuh dan haus darah".

"Dalam satu contoh, dua anak laki-laki berusia 14 tahun yang dicurigai sebagai simpatisan Taliban digorok tenggorokannya...mayatnya dikantongi dan dibuang ke sungai terdekat," bunyi laporan tersebut. Di tempat lain, orang Afghanistan yang tidak bersenjata ditembak di punggung saat mereka melarikan diri. (Baca juga: Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis )

Menurut laporan itu, tuduhan kejahatan perang yang dibuat oleh LSM dan staf SAS dibatalkan oleh pimpinan pasukan khusus di Afghanistan. Tentara yang terlibat dalam kejahatan ini diduga menyembunyikan bukti, dan mengharapkan rekan-rekan mereka untuk tetap diam. Sementara itu, para pelaku “bersuka cita” atas pembunuhan yang mereka lakukan.

"Tentara akan melakukan hal-hal buruk untuk menyesuaikan diri. Itu menjadi bagian dari olok-olok," kenang seorang saksi. Saksi yang lain menyatakan; “Pria baru saja memiliki nafsu darah ini. Psiko. Psiko mutlak. Dan kami membesarkan mereka."

Seorang informan mengatakan kepada Crompvoets bahwa terlepas dari rincian mengerikan yang terungkap dalam laporan tersebut, operator Australia iri dengan rekan-rekan Inggris dan Amerika mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved