AS Gandeng India Hadapi Ancaman China

Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:04 WIB
loading...
AS Gandeng India Hadapi...
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Foto/goulburnpost
A A A
NEW DELHI - Amerika Serikat (AS) dan India harus bekerja sama untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh China terhadap keamanan dan kebebasan. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, saat ia bersiap melakukan pembicaraan dengan para pemimpin India.

Pompeo tiba di New Delhi pada hari Senin bersama dengan Menteri Pertahanan Mark Esper untuk melakukan dialog strategis tahunan pada saat ketegangan meningkat di kawasan itu, dengan pasukan India menghadapi pasukan China di perbatasan Himalaya yang disengketakan.

"Hari ini adalah kesempatan baru bagi dua negara demokrasi besar seperti kita untuk tumbuh lebih dekat," kata Pompeo sebelum pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar dan Menteri Pertahanan Rajnath Singh.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Banyak yang harus kami diskusikan hari ini: Kerja sama kami dalam pandemi yang berasal dari Wuhan, untuk menghadapi ancaman Partai Komunis China terhadap keamanan dan kebebasan untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh wilayah," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (27/10/2020).

Presiden AS Donald Trump telah menjadikan sikap keras terhadap China sebagai bagian penting dari kampanyenya untuk mengamankan masa jabatan keduanya dalam pemilihan presiden minggu depan dan Pompeo telah berusaha untuk mendukung sekutu untuk melawan pengaruh China yang tumbuh di wilayah tersebut.(Baca juga: Xi Jinping Bilang China Tak Takut Perang, Warning bagi AS! )

India memiliki masalah sendiri dengan China yang lebih tegas.

Pada bulan Juni, 20 tentara India tewas dalam bentrokan dengan pasukan China di perbatasan dataran tinggi mereka, memperkuat sikap India terhadap China dan mendorong pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi untuk mencari hubungan militer yang lebih dekat dengan Amerika Serikat.(Baca juga: Bentrok dengan China di Himalaya, 20 Tentara India Tewas )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved