Erdogan Marah S-400 Terus Diusik, Tantang AS Jatuhkan Sanksi ke Turki!

Senin, 26 Oktober 2020 - 05:41 WIB
loading...
A A A
"Kami telah jelas dan teguh dalam posisi kami; sistem operasional S-400 tidak konsisten dengan komitmen Turki sebagai sekutu AS dan NATO," kata Pentagon. (Baca: Media Rusia: Tes Sistem Rudal S-400 oleh Turki Gagal )

Militer Turki, bagaimanapun, bersikeras bahwa bukan itu masalahnya. Pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan Hulusi Akar berbicara tentang masalah S-400. Dengan nada yang jauh lebih tenang daripada Erdogan, menteri itu bersikeras bahwa pengadaan S-400 tidak berarti Turki mengasingkan diri dari NATO.

Akar kemudian menuding negara-negara lain dalam aliansi, termasuk Yunani, yang mengoperasikan persenjataan buatan Rusia, yaitu sistem pertahanan udara S-300. Menurutnya, Yunani melakukan serangan terselubung ke tetangga dan jadi pesaing Turki. (Baca juga: Turki Masih Incar Sistem Rudal Patriot AS meski Miliki S-400 Rusia )

Pembelian S-400 telah menjadi masalah utama dalam hubungan AS-Turki selama berbulan-bulan. Pengadaan kontroversial tersebut mengakibatkan dikeluarkannya Turki dari program jet tempur F-35 Amerika, dan negara itu terancam dengan pembatasan tambahan.

Ankara membeli S-400 dari Rusia sebagai bagian dari kontrak USD2,5 miliar tahun lalu, dan sistem tersebut diharapkan dapat beroperasi penuh pada akhir tahun 2020.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
Ukraina Hancurkan Sistem...
Ukraina Hancurkan Sistem Rudal S-400 Rusia dengan HIMARS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved