Milenial Kecewa Sistem Demokrasi

Senin, 26 Oktober 2020 - 06:01 WIB
loading...
A A A
“Populis kini lebih populer daripada moderat,” kata Daniella Wenger, salah satu peneliti dari University of Cambridge. “Di negara Barat, generasi milenial kini mengaku dapat menilai baik atau buruknya seorang pemimpin dari paham politiknya. Tantangannya ialah para pemimpin harus dapat mengambil aksi nyata sehingga demokrasi terjaga,” imbuhnya. (Baca juga: Masyarakat Semakin Takut Menyatakan Pendapat dan Unjuk Rasa)

Tantangan Indonesia

Bagaimana dengan nasib demokrasi di Indonesia? Para peneliti Universitas Cambridge mengungkapkan, demokrasi di Tanah Air mengalami transisi sejak pengunduran diri Soeharto pada 1998. Namun liberalisasi politik mengalami tantangan konflik etnik dan sektarian.
“Tantangan demokrasi di Indonesia juga berkaitan dengan klientelisme tingkat rendah yang juga menjadi gangguan serta kebebasan berekspresi belum bisa dirasakan,” ungkap mereka dalam analisisnya.

Indonesia bersama dengan Filipina dan Malaysia dianggap sebagai negara demokrasi yang masih berkembang. Survei Universitas Cambridge juga menunjukkan adanya optimisme terhadap kondisi dan performa negara-negara tersebut atas institusi demokrasinya.

Wakil Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik FISIP Universitas Indonesia (UI) Hurriyah menilai kekecewaan para milenial terhadap sistem demokrasi muncul karena ada kesenjangan antara cita-cita demokrasi dengan realitas yang terjadi.

Selama ini demokrasi di mata masyarakat identik dengan janji kebebasan, kesejahteraan, dan good government. Masyarakat memandang seharusnya demokrasi memberikan kesetaraan dalam menyuarakan pendapat dan partisipasi dalam politik. “Ini seperti yang saat ini tidak diperoleh oleh anak-anak muda,” jelasnya.

Secara global hari ini demokrasi dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang sebenarnya tidak punya orientasi dan tujuan yang demokrasi. Di beberapa negara malah dimanfaatkan oleh kaum populis seperti Donald Trump dan Jair Bolsonaro. Selain itu, demokrasi juga kadang “dibajak” oleh oligarki. (Lihat videonya: 3 Penumpang Tewas Akibat Perahu Wisata Terbalik di Pandeglang)

“Akhirnya sistemnya demokrasi, tetapi secara nilai dan substansi jauh dari nilai-nilai demokrasi. Dalam konteks Indonesia, sejak 2004 kita punya presiden yang terpilih secara demokratis. Akan tetapi, ketika memerintah justru tidak demokratis. Ini jadi persoalan juga,” tegasnya.

Selain itu, milenial juga kecewa dengan demokrasi terkait persoalan khas yang dihadapi. Menurut dia, para milenial ini sangat konsen dengan isu ekonomi seperti pekerjaan dan kebutuhan hidup. Beberapa waktu lalu ada riset yang menyebutkan milenial akan kesulitan untuk membeli rumah karena harganya yang meroket. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
7 Juta Warga AS Turun...
7 Juta Warga AS Turun ke Jalanan Lawan Trump dengan Gerakan No Kings, Ini 6 Alasannya
Demo Anti-Trump Guncang...
Demo Anti-Trump Guncang Seluruh AS, Lampiaskan Protes Kemarahan 'No Kings'
7 Fakta Cape Verde,...
7 Fakta Cape Verde, Negara di Afrika Paling Stabil yang Dijadikan sebagai Mercusuar
7 Rahasia San Marino...
7 Rahasia San Marino Bertahan selama 1.700 Tahun hingga Jadi Republik Tertua di Dunia
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved