Positif Covid-19, Presiden Polandia Minta Maaf

Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:39 WIB
loading...
A A A
Ketegangan sosial juga berkembang di negara ini.

Polisi menggunakan gas air mata pada hari Sabtu pada pengunjuk rasa yang marah atas pembatasan terhadap virus Corona baru, sebuah kelompok yang mencakup pengusaha, politisi sayap kanan, penggemar sepak bola dan penentang vaksin. Para pengunjuk rasa, banyak yang tidak mengenakan masker, melanggar batas pertemuan publik.

Pada saat yang sama, orang-orang turun ke jalan di Warsawa dan kota-kota lain untuk hari ketiga memprotes keputusan pengadilan Polandia yang menyatakan bahwa aborsi janin dengan cacat bawaan tidak sesuai dengan undang-undang. Keputusan tersebut selanjutnya membatasi apa yang sudah menjadi salah satu undang-undang aborsi paling ketat di Eropa.(Baca juga: Asia Jadi Regional Kedua dengan Jumlah Kasus Covid-19 Tembus 10 Juta )

Kritikus menuduh partai penguasa sayap kanan Polandia menggunakan sampul pandemi dan pengadilan yang diisi dengan loyalis untuk menghalangi akses aborsi dengan cara yang meragukan secara hukum. Mereka juga menuduh Partai Hukum dan Kehakiman berupaya memperburuk konflik sosial untuk mengalihkan perhatian dari melonjaknya tingkat infeksi Covid-19.

Penyebaran virus yang cepat mendorong sistem kesehatan Polandia yang genting ke titik puncaknya. Dokter mengatakan pasien sekarat tidak hanya karena Covid-19, tetapi dari penyakit lain yang tidak dapat diobati oleh rumah sakit yang kewalahan.

Pemerintah sedang mempersiapkan untuk membuka rumah sakit lapangan, tetapi tidak jelas di mana mereka akan menemukan dokter dan perawat untuk mempekerjakan mereka.(Baca juga: Susul Spanyol, Kasus Covid-19 di Prancis Tembus 1 Juta )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
AS Hendak Kerahkan 5.000...
AS Hendak Kerahkan 5.000 Tentara Tambahan ke Polandia, Rusia: Tidak Dapat Diterima!
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 Baru Tiba di Polandia, Hebat Mana dengan Pesawat Su-57 Rusia?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved