Parah, Masjid Dijadikan Kandang Babi di Wilayah Pendudukan Armenia

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 16:51 WIB
loading...
Parah, Masjid Dijadikan...
Tentara Azerbaijan terkejut melihat babi-babi di masjid bersejarah di kota Zangilan yang baru dibebaskan dari Armenia. Foto/Anadolu
A A A
BAKU - Rekaman video di telepon seluler (ponsel) menunjukkan satu masjid bersejarah yang dijadikan kandang babi di Zangilan, wilayah pendudukan Armenia .

Zangilan akhirnya berhasil direbut lagi oleh tentara Azerbaijan pada 20 Oktober. Kondisi mengejutkan itu pun terungkap saat para tentara Azerbaijan datang dan melihat kondisi masjid bersejarah itu.

Video yang diunggah di media sosial itu menunjukkan tentara Azerbaijan masuk masjid dan lihat babi-babi di tempat tersebut. Masjid bersejarah itu telah menjadi rusak parah dalam video itu.

Zangilan diduduki pasukan Armenia pada 29 Oktober 1993. Sejak pertempuran baru terjadi pada 27 September, Armenia terus menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, serta melanggar kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan.

Dalam dua serangan rudal di Ganja, kota besar yang jauh dari garis depan, Armenia membunuh dua lusin warga sipil, termasuk anak-anak, dan melukai puluhan orang lainnya.

Kamis lalu, Armenia menargetkan warga sipil di sebuah pemakaman di kota barat Tartar, menewaskan empat orang dan melukai banyak orang lainnya. (Baca Juga: Sikap Netral Iran di Karabakh Atas Dianggap Untungkan Armenia)

Sejak 10 Oktober, Armenia telah melanggar dua gencatan senjata kemanusiaan di Karabakh Atas, atau Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional. Gencatan senjata kemanusiaan baru mulai berlaku Sabtu lalu. (Lihat Infografis: CN-235 PTDI Siap Bersaing dalam Tender Pesawat Patroli Malaysia)

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas. (Lihat Video: Tak Hanya Nama Jalan, UEA Segera Bangun Masjid Presiden Jokowi)

Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua seruan Sidang Umum PBB, serta organisasi-organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan pendudukan secara lengkap dan tanpa syarat dari wilayah Azerbaijan yang diduduki Armenia.



Sekitar 20% wilayah Azerbaijan, termasuk Nagorno-Karabakh dan tujuh wilayah yang berdekatan, berada di bawah pendudukan Armenia secara ilegal selama hampir tiga dekade.

Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) Minsk Group, diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat, dibentuk pada 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil. Gencatan senjata, bagaimanapun, disetujui pada 1994.

Kekuatan dunia, termasuk Rusia, Prancis, dan AS, telah menyerukan gencatan senjata yang berkelanjutan. Turki mendukung hak Azerbaijan untuk membela diri dan menuntut penarikan pasukan pendudukan Armenia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Israel akan Copot Pengeras...
Israel akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved