Tunjukan Solidaritas Bagi Korban Banjir, RI Kirim Bantuan Logistik ke Kamboja
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:29 WIB
loading...
Indonesia mengirimkan bantuan logistik kepada korban banjir di Kamboja, sebagai bentuk solidaritas Indonesia kepada korban banjir di negara tersebut. Foto/KBRI Phnom Penh
A
A
A
PHNOM PENH - Indonesia mengirimkan bantuan logistik kepada korban banjir di Kamboja. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas Indonesia kepada korban banjir di negara tersebut.
Sejak awal Oktober 2020, Kamboja dilanda banjir yang berdampak kepada sekitar 3 juta jiwa di 71 distrik pada 19 provinsi, dari keseluruhan 25 provinsi dan daerah otonomi di Kamboja.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Rabu (21/10/2020), bantuan logistik yang diserahkan merupakan hasil dari penggalangan dana sukarela dari Duta Besar Indonesia untuk Kamboja dan seluruh pegawai KBRI Phnom Penh.
"Bantuan diserahkan dalam bentuk 500 karton mie instan cup melalui Mudhita Foundation dan Kementerian Luar Negeri Kamboja," bunyi keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia. ( Baca juga: Kamboja Tolak Anggapan 'Negara Satelit China' meski Banyak Dibantu Beijing )
Menurut Komite Nasional Penanggulangan Bencana Kamboja, hingga pertengahan Oktober 2020, banjir tersebut telah mengakibatkan 25 korban jiwa, 9.349 keluarga atau 37.000 jiwa diungsikan.
Selain itu, sekitar 213.289 hektar sawah dan 79.888 hektar tanah pertanian lainnya terlanda banjir bandang yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dengan intensitas panjang yang mengakibatkan meluapnya beberapa sungai dan reservoir.
Provinsi-provinsi yang terdampak adalah Banteay Meanchey, Oddar Meanchey, Battambang, Kampong Chhnang, Kampong Cham, Kampong Speu, Kampong Thom, Kandal, Koh Kong, Mondulkiri, Pailin, Pursat, Preah Sihanouk, Preah Vihear, Stung Treng, Svay Rieng, Siem Reap dan Takeo serta ibu kota Phnom Penh. ( Baca juga: Kisah WNI Berhasil Rebut Pasar China di Australia Diganti Produk RI )
Sejak awal Oktober 2020, Kamboja dilanda banjir yang berdampak kepada sekitar 3 juta jiwa di 71 distrik pada 19 provinsi, dari keseluruhan 25 provinsi dan daerah otonomi di Kamboja.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Rabu (21/10/2020), bantuan logistik yang diserahkan merupakan hasil dari penggalangan dana sukarela dari Duta Besar Indonesia untuk Kamboja dan seluruh pegawai KBRI Phnom Penh.
"Bantuan diserahkan dalam bentuk 500 karton mie instan cup melalui Mudhita Foundation dan Kementerian Luar Negeri Kamboja," bunyi keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia. ( Baca juga: Kamboja Tolak Anggapan 'Negara Satelit China' meski Banyak Dibantu Beijing )
Menurut Komite Nasional Penanggulangan Bencana Kamboja, hingga pertengahan Oktober 2020, banjir tersebut telah mengakibatkan 25 korban jiwa, 9.349 keluarga atau 37.000 jiwa diungsikan.
Selain itu, sekitar 213.289 hektar sawah dan 79.888 hektar tanah pertanian lainnya terlanda banjir bandang yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dengan intensitas panjang yang mengakibatkan meluapnya beberapa sungai dan reservoir.
Provinsi-provinsi yang terdampak adalah Banteay Meanchey, Oddar Meanchey, Battambang, Kampong Chhnang, Kampong Cham, Kampong Speu, Kampong Thom, Kandal, Koh Kong, Mondulkiri, Pailin, Pursat, Preah Sihanouk, Preah Vihear, Stung Treng, Svay Rieng, Siem Reap dan Takeo serta ibu kota Phnom Penh. ( Baca juga: Kisah WNI Berhasil Rebut Pasar China di Australia Diganti Produk RI )
(esn)
Lihat Juga :